Sabar
Jalan Kita
Angin mengembara di ruang ini, menyentuh rambutku, mengusap pipiku. Terasa dingin. Hei, benarkah itu angin? Tak tepat begitu ternyata. Ada air mata yang mengalir di pipiku. Itulah yang tersapu angin. Keduanya, air mata dan angin bersekutu, maka terasa dingin bagiku. Perlahan, aku mengusap air bening itu dari pipiku. Aku tak apa, aku masih bisa tersenyum, [...]
Ibu dan Bapak
Ibu Tiba-tiba terdengar suara, “Ibumu mana?” Dari seorang wanita. Adegan berlanjut dengan sosok pria tak sabar yang membuka pintu. Setelah terbuka, terpampanglah pemandangan sebuah kamar. Di dalam kamar itu, muncullah sosok lain. Si Ibu. Ia sudah sepuh, berjalan pun tertatih dan serba lambat saat mengenakan bajunya. Pria itu lantas seperti mengurungkan niatnya. Tampak betul perubahan [...]



jejak tertinggal