Apa arti penting tanda tanya?

box-with-question-mark-icons-vector-899326

Teman Leonardo dalam film seri Da Vinci Demons satu ketika menyampaikan pendapatnya. “Kamu menderita karena setiap kali menemukan jawaban, justru mengarah kepada pertanyaan baru.”

Pernyataan itu diungkapkan karena teman tersebut melihat Leonardo yang setiap hari dibikin pusing dengan berbagai pertanyaan yang selalu hinggap di otaknya. Memang benar apa yang dikatakan teman tersebut, Leonardo seolah-oleh tak pernah berhenti mencari jawaban dari setiap pertanyaan. Kemudian, sekali dia menemukan jawaban, justru akan mengarah kepada hal lain yang kembali membuatnya bertanya-tanya.

Tetapi, menanggapi perkataan temannya tersebut, Leonardo berkata, “Penderitaan terbesar itu, kawan, bila kita sudah tidak memiliki lagi pertanyaan.”

Barangkali Anda pun mengalami apa yang Leonardo rasakan.

Setiap hari, kita mencari jawaban dari berbagai pertanyaan yang hinggap di kepala. Ada yang mencoba mencari jawabannya. Namun, rasanya banyak juga yang pasrah membiarkan berbagai pertanyaan itu tak terjawab.

Mempertanyakan sesuatu adalah langkah pertama untuk menemukan kebenaran.

Setiap kali Anda merasa sudah mengetahui sesuatu, pasti mengarah kepada pertanyaan lain lagi, bukan?

Tetapi, latar belakang pendidikan, pengalaman, agama, budaya, terkadang membatasi kita untuk mencari jawaban lebih jauh. Seringkali, kita menerima begitu saja pendapat orang lain tanpa mempertanyakan lagi. Dengan begitu, Anda merasa aman dan hidup kembali berjalan.

Padahal, bila Anda terus mempertanyakan segala sesuatu, maka kebenaran yang Anda pahami bisa saja berubah. Anda bisa memperoleh pemahaman yang baru yang barangkali memang tidak mudah, namun kali ini pemahaman yang lebih lengkap. Tetapi, Anda harus bersiap-siap, karena barangkali pemahaman yang baru itu akan kembali membuat tanda tanya yang baru pula.

Bagaimana caranya mempertanyakan segala sesuatu?

Setiap kali Anda menemukan jawaban, maka biarkanlah pikiran Anda mengembara. Sebagai contoh, dengan mempertanyakan:

  • ‘kok bisa begini, ya?’
  • ‘bagaimana hubungannya dengan hal lain?’
  • ‘bagaimana bila situasinya berbeda, apakah hal yang sama akan terjadi?’
  • ‘saya meragukan hal itu, karena ini dan itu.’
  • ‘saya tidak setuju, karena hal itu bertentangan dengan ….’
  • ‘saya setuju dengan yang Anda katakan, tetapi ….’

Semakin banyak pertanyaan Anda, semakin komplit pengetahuan yang didapat dan juga akan semakin banyak pula tanda tanya lain yang muncul. Dengan demikian, orang yang ilmunya bertambah, justru merasa dirinya semakin tidak tahu apa-apa. Diam-diam, dia menjadi sosok yang rendah hati.

Sekadar berbagi, bila diizinkan, sekarang saya memulai tulisan baru di blog dengan judul yang memiliki tanda tanya. Dengan melakukan hal itu, maka bisa membantu saya untuk mencoba menjawab pertanyaan dan menguraikan pertanyaan tersebut menjadi satu tulisan baru di blog.

Barangkali benar apa yang dikatakan Leonardo, penderitaan adalah ketika kita sudah berhenti mempertanyakan segala sesuatu.

Apakah Anda memiliki banyak tanda tanya di kepala?

Credit picture from here: https://cdn.vectorstock.com

Di antara dua pilihan sulit, mana yang harus dipilih?

6812149-stunning-train-track-wallpaper

Dalam hidup seringkali seseorang, institusi pemerintah, perusahaan, atau siapa saja dihadapkan pada dua pilihan yang begitu buruk dan hampir-hampir tak bisa memilih.

Sebuah kereta melaju dengan kecepatan tinggi dan hampir mendekati stasiun. Mendadak Masinis panik karena rupanya rem tidak berfungsi. Ada dua pilihan yang dimiliki: terus melanjutkan kereta tersebut sampai ke stasiun atau mengubah arah?

Di stasiun itu tentu saja banyak penumpang yang sedang menunggu kereta dan berisiko tertabrak kereta yang melaju tanpa rem itu. Pilihan lainnya adalah mengubah arah ke jalur darurat yang memang disediakan untuk kereta yang mengalami rem blong. Namun, pada jalur itu kebetulan di saat yang sama ada dua orang yang sedang memperbaiki rel.

Tentu pilihan ini bukan ada di Masinis sebab menetukan satu jalur adalah di tangan petugas yang bisa mengatur rel dan sekaligus kereta apakah ia berjalan lurus ke stasiun atau ke jalur penyelamatan darurat.

Bila Anda adalah petugas tersebut, apa yang akan Anda lakukan?

Manakah yang akan Anda selamatkan, ratusan bahkan mungkin ribuan orang yang berada di stasiun atau dua orang yang sedang bekerja di jalur penyelamat?

Bila Anda memilih orang-orang di stasiun, kenapa Anda memilih mereka?

Bila Anda memilih dua orang tak bersalah yang sedang bekerja, kenapa Anda memilih mereka?

Apakah dua orang di jalur penyelamat itu mewakili minoritas dan banyak orang di stasiun itu mewakili mayoritas?

Kalau Anda memilih orang di stasiun berarti bukan persoalan untuk menyingkirkan mereka yang sedikit. Kalau Anda memilih dua orang di jalur penyelamat berarti Anda tak memerhatikan mereka yang sedikit.

Selamat malam dan selamat beraktivitas

Salam

Sumber gambar dari sini