Simbah dan Bapak
Dua orang itu sudah sama sepuh. Sejak 1960-an mereka sudah mengarungi lautan Jakarta. “Waktu itu belum seramai sekarang. Rumah saja masih beberapa, kebanyakan, mah, kebon.” Ujar Sang Bapak bernostalgia. Bapak itu sehari-hari kalau pagi menjadi tukang ojek. Kalau siang entah apa lagi kesibukannya, saya pun kurang paham dan enggan bertanya. Sekali waktu, pernah juga saya [...]



jejak tertinggal