Tag Archives: melihat

Bagaimana Pikiran (Seharusnya) Bekerja?

Parachute movement

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah: mestinya pikiran bekerja seperti parasut.

Parasut itu dalam bekerja mesti terbuka. Jika dia gagal terbuka, maka penggunanya akan jatuh bebas ke bumi.

Pun demikian halnya dengan pikiran, harus bisa menangkap berbagai anasir baik yang cocok atau pun yang tidak sesuai.

Jalan terbaik yang bisa dilakukan agar pikiran terbuka adalah dengan tidak pilih-pilih. Artinya tidak memilih segala sesuatu hanya yang sesuai dengan pikiran kita. Misalnya berita-berita yang sesuai dengan kita, paham-paham yang sesuai dengan kita, gaya yang sesuai dengan kita, suku yang sesuai dengan kita, bahasa yang sama dengan kita dan lain-lain.

Cara termudah untuk membuka pikiran adalah dengan membaca, mendengar, melihat dan merasakan berbagai hal yang selama ini tidak pernah kita rasakan. Contoh paling gampang adalah dengan mulai membaca media yang selama ini tidak pernah kita baca. Semakin kontroversial dan semakin bertentangan dengan kita semakin bagus.

Dengan begitu, diharapkan Anda akan memiliki pemahaman yang utuh baik itu yang sesuai dengan pemahaman kita atau pun yang berseberangan. Dengan begitu, diharapkan Anda akan sedikit bersabar agar tidak reaktif, agar mencerna segala informasi, agar tidak buru-buru emosi,  agar pada ujungnya menjadi pribadi yang lebih arif.

Bila Anda khawatir dengan membaca, mendengar, melihat dan merasakan berbagai hal yang berbeda, maka sebaiknya Anda tidak terjun karena Anda barangkali belum tahu bagaimana menggunakan parasut sehingga sebaiknya jangan sekali-kali mengambil risiko.

Selamar beraktivitas semoga parasut Anda terbuka lebar dan terjun Anda menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan.

Salam

Sumber gambar dari sini

Saat Anda tak suka dengan pekerjaan

Banyak orang yang tak menyukai pekerjaannya sekarang. Barangkali Anda termasuk satu di antaranya.

Banyak alasan kenapa seseorang tak betah dengan profesinya. Salah satu contohnya adalah karena lingkungan pekerjaan yang tidak nyaman. Bos Anda adalah seseorang yang menyebalkan, teman Anda pun tak menyenangkan, Anda benci dengan toilet di kantor, dll.

Permasalahannya, Anda tak bisa dengan gampang untuk berpindah pekerjaan. Hal ini disebabkan karena keahlian Anda sudah pas dengan posisi Anda sekarang. Selain itu, tak banyak lowongan pekerjaan yang sesuai untuk Anda.

Anda pun kemudian harus menyesuaikan diri dan menerima keadaan. Betapa tidak menyenangkannya pekerjaan Anda, namun karena berbagai sebab Anda tetap harus menjalaninya. Konsekuensi dari hal tersebut adalah sebisa mungkin Anda melakukan adaptasi. Pada saat yang sama, Anda juga berlatih menerima berbagai kondisi yang tak sesuai dengan keinginan Anda. Adaptasi dan menerima, kita rasanya sudah terbiasa dan ahli untuk melakukannya, bukan?

Tak jarang Anda merasa iri melihat profesi orang lain dan betapa mereka menikmatinya. Menjadi pramugari sepertinya menarik, menjadi penulis rasanya sungguh membanggakan, tukang rokok kok tampaknya damai dan bisa bersantai. Diam-diam Anda memimpikan pekerjaan tersebut, sudah timbul keinginan dalam diri Anda untuk beralih profesi.

Saya memiliki pengalaman menarik manakala menyaksikan seorang pramugari beraksi.

Seperti juga Anda, saya pun membayangkan sungguh menyenangkan menjadi seorang pramugari yang bisa terbang ke mana pun, melihat tempat-tempat baru, bertemu banyak orang, selalu rapi, bersih dan wangi. Saya dengar gajinya pun menggiurkan nilainya. Siapa yang tak tertarik dengan segala hal tersebut?

Saya baru tahu betapa beratnya pekerjaan pramugari dalam penerbangan antara Padang-Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat itu pesawat sudah mengangkasa dan tiba masanya bagi para pramugari untuk menyajikan makanan kepada para penumpang. Kebetulan saat itu memasuki daerah yang cuacanya buruk. Terang saja pesawat pun bergejolak menyesuaikan dengan kondisi sekitar.

Di dalam pesawat, saya yang duduk dan sudah memasang sabuk pengaman kencang-kencang pun merasa khawatir dan takut. Bila tak malu, ingin rasanya saya berteriak atau membaca doa keras-keras.

Nah, pada kondisi tersebut, pramugari yang mendorong trolley makanan itu tetap melakukan aksinya. Mereka berdiri dengan tak tenang, sesekali harus memegang kursi. Terlihat begitu repot saat ingin menuangkan minuman atau mengambil makanan. Di tengah semua itu, mereka harus tetap tersenyum saat melayani para penumpang yang ketakutan.

Saya kira sungguh tak mudah dan susah dilakukan saat Anda takut, ingin berteriak, dan barangkali gemetar, namun harus tetap tersenyum dengan manis.

Saat pekerjaan kita terasa berat, barangkali tiba saatnya untuk melihat pekerjaan orang lain. Bukan hanya menyaksikan berbagai hal yang menyenangkan, namun intip juga berbagai tantangan yang harus mereka hadapi.

Saya kira, tak ada pekerjaan yang mudah.

Andai

Adalah suatu hal yang jarang terjadi sebuah lembaga tinggi negara memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berandai-andai menjadi salah satu anggota lembaga tersebut. Dalam kerangka itu, maka saya merasa bersemangat untuk menyambut kesempatan yang diberikan oleh DPD.

Baiklah, apabila saya menjadi anggota DPD, maka inilah yang akan saya lakukan: Continue reading