Cermat Saat Akan Ambil Kredit Rumah

house_creditHari Senin (29/04) kemarin, harian Kompas menerbitkan rubrik Kompas Ekstra edisi April-Mei. Tema pada edisi tersebut adalah ‘Ada Tema di Rumah Kita’.

Di dalamnya saya menemukan artikel menarik mengenai perlunya kecermatan saat akan melakukan kredit.

Berikut ini beberapa hal yang perlu dicermati saat akan melakukan kredit kepemilikan rumah.

  • Total cicilan utang (termasuk KPR) maksimal 30 persen dari pendapatan.
  • Pilih properti layak huni, berjarak 30 menit-1 jam dari kantor.
  • Rumah yang jauh dari kantor memboroskan biaya, tenaga, dan waktu.

Sementara itu, apabila Anda menginginkan untuk membeli rumah baru, ingatlah beberapa hal berikut sebelum melakukannya:

  • Pahami, uang muka kredit ke bank adalah 30 persen plafon kredit.
  • Perhatikan kebijakan pengembang soal harga jual. Apakah termasuk PPN 10 persen, biaya IMB, pemasangan jaringan telepon, air, dan listrik.
  • Biaya lain yang disiapkan: akta perjanjian pengikatan jual-beli (PPJB), pemecahan sertifikat, akta jual-beli (AJB), balik nama, biaya notaris, bea perolehan hak atas tanah atau bangunan (BPHTB) sebesar 5 persen harga neto yang menurut peraturan pemerintah dibayat setelah dua atau tiga tahun.

Apakah rumah seken bisa dikredit? Tentu bisa, namun perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  • Perhatikan fasilitas, seperti terali, pompa air, aliran listrik, serta air.
  • Perhitungan biaya renovasi rumah.
  • Periksa legalitas, apakah rumah bebas dari gugatan, sengketa.
  • Rumah yang KPR-nya belum lunas, sertifikatnya masih diagunkan di bank.
  • Mintalah fotokopi sertifikat rumah kepada pemilik.
  • Periksakan keaslian sertifikat ke notaris.
  • Periksa status rumah ke kantor pertanahan.
  • Pastikan nama penjual rumah sama dengan nama terakhir dalam sertifikat.
  • Jika pemilik dalam sertifikat sudah meninggal, nama penjual harus sesuai dengan nama ahli waris berdasarkan surat kematian atau keterangan waris.
  • Lengkapi surat dan administrasi transaksi.
  • Penjual: KTP, kartu keluarga suami istri, atau surat pernyataan belum menikah. Duda/janda perlu dokumentasi cerai hidup/mati, surat nikah, nomor pokok wajib pajak (NPWP).
  • Jika cerai hidup, pastikan sudah ada pembagian harga gana-gini. Jika belum, eks suami/istri harus bubuhkan tanda tangan persetujuan rumah boleh dijual.
  • Pembeli: KTP, KK, NPWP
  • Perhatikan tunggakan tagihan telepon, air, listrik, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, iuran kebersihan pemilik lama.
  • Tagihan itu perlu juga dibalik nama ke pemilik baru.
  • Dalam transaksi, hitung besar kredit ke bank dan harga yang dibayar kepada penjual.
  • Terakhir, dengan meminjam sertifikat dari bank, penjual-pembeli ke notaris untuk akta jual-beli dan alih kepemilikan.

Pesan:

Berikut tulisan lengkap dari artikel ini. Mohon maaf apabila sebelumnya sudah sempat ter-publish hanya sebagian. Semata-mata karena kekeliruan pada perangkat gerak saya.

Terima kasih

Sumber gambar dari sini

 

 

Memilih Bank dan Leasing untuk Kredit

Pada artikel kemarin, Anda sudah dipaparkan tentang pertimbangan-pertimbangan mengenai metode pembelian mobil, apakah akan tunai, kredit, atau menabung dulu. Pada artikel hari ini, akan dipaparkan mengenai pilihan-pilihan pembiayaan mobil melalui bank atau multifinance.

Bank

Tawaran pembiayaan bagi yang ingin membeli dengan cara mengangsur adalah dari lembaga pembiayaan atau bank. Apabila Anda Continue reading “Memilih Bank dan Leasing untuk Kredit”

Ayo Kredit Mobil

Membeli mobil butuh persiapan yang sangat matang. Bukan cuma pembelian secara tunai, untuk membeli secara mengangsur pun, Anda harus mempertimbangkan banyak hal, mulai menentukan uang muka hingga pemilihan tenor jangka waktu pinjaman.

Bagi kebanyakan orang, membeli mobil membutuhkan perencanaan keuangan khusus. Apakah mobil tersebut akan dibeli dengan cara tunai atau kredit.

Apabila ingin membeli mobil dengan cara tunai, maka pastikan uang Anda cukup. Lakukan persiapan belanja mobil tersebut sejak jauh-jauh hari. Manakala uang belum cukup, maka bisa dengan menabung lebih dahulu.

Namun, Continue reading “Ayo Kredit Mobil”

Informasi Soal Mobil

Setelah menentukan jenis mobil seperti apa yang akan dibeli, maka langkah selanjutnya adalah memilih merek mobil yang cocok dengan selera Anda. Memang nantinya akan sangat banyak pilihan, oleh karena itu perlu mempersempit parameter layak pilih. Tentukan apa yang menjadi prioritas Anda dalam membeli mobil.

Prioritas yang perlu dipertimbangkan di antaranya adalah: apakah irit bahan bakar, harga, keamanan, teknologi, atau merek? Continue reading “Informasi Soal Mobil”

Cermat Membeli Mobil

Bersamaan dengan penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta International Expo (JIE) Kemayoran, Jakarta, maka saya ingin berbagi beberapa hal mengenai mobil. Terutama berbagai hal yang harus dicermati saat Anda akan membeli mobil. Bagian pertama adalah motif membeli mobil itu sendiri, pendanaan, dan beberapa hal lain yang semestinya dicermati sebelum Anda membeli mobil.

Ada beragam motif orang membeli mobil, tapi Continue reading “Cermat Membeli Mobil”