Kritik yang Membangun

Seringkali kita diminta untuk memberikan kritik yang membangun. Namun, yang lebih sering terjadi adalah kita memberikan kritik tanpa disertai ide untuk membangun atau memberikan solusi. Pada kasus pertama, memberikan kritik, semua orang bisa melakukannya. Sementara pada kasus kedua, yaitu memberikan ide untuk membangun atau memberikan solusi untuk satu persoalan, barangkali tidak semua orang bisa atau enggan melakukannya.

Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana cara memberikan kritik yang membangun tersebut?  Continue reading “Kritik yang Membangun”

Selamat Menempuh Hidup Baru

Ucapan ‘Selamat Menempuh Hidup Baru’ biasanya kita tuliskan kepada sepasang pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Namun, dari pengalaman menunjukkan bahwa ucapan tersebut tidak terbatas kepada peristiwa pernikahan semata, melainkan bisa juga disampaikan manakala setiap manusia mengalami peristiwa penting dalam hidupnya. Sebagai contoh, pada saat kelahiran, kematian, dan bahkan saat hari baru tiba pun ucapan tersebut layak untuk disampaikan.

Bulan Desember 2016 saya menjadi saksi dua peristiwa penting, yaitu Continue reading “Selamat Menempuh Hidup Baru”

Tips Fotografi Essay dengan Steller

Pertama kali mengetahui Steller adalah dari kawan-kawan di Twitter. Mereka heboh karena baru saja bergabung dengan layanan aplikasi ini. Agar kekinian, saya pun tak ingin ketinggalan untuk ikut serta dalam gempita Steller tersebut.

Bagi Anda yang suka dengan fotografi, maka sudah selayaknya ikut serta bermain-main dengan Steller. Di sana, tidak hanya menampilkan foto atau video, namun lebih dari itu. Anda bisa menggabungkan foto atau video yang dimiliki dengan cerita. Steller kemudian menjadi ‘photo essay’. Dari tulisan Ndoro Kakung photo essay adalah gabungan antara fotografi dan jurnalisme.

Lalu, bagaimana bermain-main dengan Steller?

Continue reading “Tips Fotografi Essay dengan Steller”

TED: Menikmati Awan

Di Facebook seringkali Anda temukan seseorang yang berbagi foto sedang piknik ke suatu tempat. Foto kawan Anda itu memiliki latar belakang bagus dan tidak akan ditemukan di tempat Anda.

Sekarang ini, bahkan teman-teman Anda sudah sangat girang dengan sekadar berbagi foto daerah-daerah tempat wisata dari satu website. Kesenangan itu makin meningkat saat tempat yang ditunjukkan adalah tempat asal, memilikii hubungan, atau sejarah dengan Anda.

Namun, sekadar berbagi foto tentu agak kurang menyenangkan untuk Anda, bukan? Bisa jadi Anda malah makin stres karena makin banyak berbagi foto tanpa pernah menginjakkan kaki ke sana.

Nah, bagaimana kalau Anda menerima tawaran berpiknik tanpa harus pergi jauh? Cukup di belakang rumah, di beranda, di parkiran kantor, atau di mana saja asal Anda masih bisa memandang langit.

Apakah Anda tertarik untuk melakukannya?

Continue reading “TED: Menikmati Awan”