“FOTO KAWAN” tercetak dalam baliho, ditemani oleh sebuah merk peralatan memotret produksi Negeri Sakura. Baliho yang terpasang di depan sebuah rumah sederhana itu cukup menjadi penanda bahwa di sana wajah-wajah diabadikan; tubuh-tubuh dibekukan di dalam kertas-kertas foto.

Adapun rumah itu sederhana saja bentuknya. Pintu tak begitu tinggi, dengan undakan dari lantai keramik di bawahnya. Sebuah jendela dengan kaca buram menyembunyikan More >