Bunga Apa?

Saat perjalanan ke Kota Mataram, Prov. Nusa Tenggara Barat, saya menemukan bunga yang cantik.

IMG_2042 Bunga ini memiliki bagian dalam kelopak yang berwarna ungu.

IMG_2043

Bunga ini memiliki bagian dalam kelopak yang berwarna kuning.

IMG_2044

Bunga ini suci, keseluruhannya putih.

IMG_2045

Semua bunga itu bisa ditemukan di hamparan bekas tanaman padi di sawah yang seperti diterlantarkan. Bunga-bunga itu kasihan.

Memilih Bank dan Leasing untuk Kredit

Pada artikel kemarin, Anda sudah dipaparkan tentang pertimbangan-pertimbangan mengenai metode pembelian mobil, apakah akan tunai, kredit, atau menabung dulu. Pada artikel hari ini, akan dipaparkan mengenai pilihan-pilihan pembiayaan mobil melalui bank atau multifinance.

Bank

Tawaran pembiayaan bagi yang ingin membeli dengan cara mengangsur adalah dari lembaga pembiayaan atau bank. Apabila Anda Continue reading “Memilih Bank dan Leasing untuk Kredit”

Ayo Kredit Mobil

Membeli mobil butuh persiapan yang sangat matang. Bukan cuma pembelian secara tunai, untuk membeli secara mengangsur pun, Anda harus mempertimbangkan banyak hal, mulai menentukan uang muka hingga pemilihan tenor jangka waktu pinjaman.

Bagi kebanyakan orang, membeli mobil membutuhkan perencanaan keuangan khusus. Apakah mobil tersebut akan dibeli dengan cara tunai atau kredit.

Apabila ingin membeli mobil dengan cara tunai, maka pastikan uang Anda cukup. Lakukan persiapan belanja mobil tersebut sejak jauh-jauh hari. Manakala uang belum cukup, maka bisa dengan menabung lebih dahulu.

Namun, Continue reading “Ayo Kredit Mobil”

Menyiram Tanaman

Membaca tulisan Pak Prie di sini menyoal ‘menyiram tanaman’ saya jadi bersyukur sudah biasa melakukannya. Di situ ditulis, melihat hijau dedaunan adalah salah satu cara untuk menjadikan hidup lebih sehat.

Yahh… biarpun tidak rutin benar tiap pagi menyiram tanaman, karena kesiangan :D, namun syukurlah kegiatan itu masih dilakukan sesekali. Memangnya banyak tanaman saya? Tidak juga, karena hanya ada enam pot, itu pun dua di antaranya tidak ada tanamannya. Hahaha

Jadi, di teras rumah petak yang saya kontrak itu, ada beberapa tanaman yang saya rawat alakadarnya. Maksudnya, ya sekadar menyiram, tak ada itu memberi pupuk, menyemprot anti hama dan lain-lain.

Lalu apa saja tanaman itu? Ada kaca piring, melati, jeruk nipis, dan cabai. Satu waktu saya pernah mencoba menanam melon, namun tak berhasil. K

Dari empat tanaman tersebut, kaca piring, melati, dan jeruk nipis saya beli di pasar. Untuk tanaman cabai saya bibitkan sendiri.

Mudah, kok, untuk membibitkan tanaman cabai dan melon. Pertama, saat Anda memakan buah melon dan memanfaatkan cabai, pisahkan bijinya. Tentu bijinya tak dimankan, bukan?

Nah, setelah bijinya disisihkan, silakan dilanjutkan dengan mengeringkan biji itu. Apabila sudah kering betul, tanamlah beberapa biji yang baik dan kering sempurna di media tanam. Untuk permulaan, boleh ditanam banyak biji sebagai kecambahnya. Hal ini untuk memperbesar peluang tumbuhnya bibit.

Tak lama, barangkali tak sampai tiga minggu, kecambah dari biji akan tumbuh. Di tahap ini, silakan dipilih kembali beberapa kecambah yang bagus dan tampak sehat. Beberapa yang terpilih ini kemudian pindahkan ke pot dan siramilah secara teratur.

Oya, sebagai media tanam di awal penanaman biji, bisa menggunakan kompos yang bisa dibeli di pasar atau supermarket. Kalau tak ada pot, manfaatkanlah tempat bekas pop mi atau wadah lain yang tak terlalu besar. Jangan lupa, lubangilah bagian bawahnya terlebih dahulu agar air tidak menggenang. Sebab hal ini bisa menyebabkan akar membusuk.

Saat ini, saya sedang menunggu bunga bermekaran dari melati dan kaca piring. Selain itu, saya pun sedang menunggu cabai yang merah besar-besar (semoga begitu) bergelantungan. Doakan ya…. 😀

Terima kasih