Kartini dan Kepengarangan

‘Kepengarangan adalah tugas sosial’.

Manifes kepengarangan Kartini di atas membutuhkan bahasa Belanda yang bisa menjadi jalan tercepat untuk mencapai tujuan, karena dengan itu tulisannya dapat sampai pada alamat yang tepat, melalui jarak yang singkat. Tujuan di sini adalah pembentukan kekuatan, persatuan dan perikatan.

Manifes kepengarangannya ini dilanjutkan dengan kata-kata: Continue reading

Kartini dan Bahasa

Kartini mempunyai keahlian menggunakan bahasa. Tentang keahliannya yang satu ini, ia tak pernah punya keraguan. Sejak kecil, bahasa ini menjadi mata pelajaran kesukaannya dan sudah sejak kecil pula, “Banyak yang menyatakan, bahwa bahasa Belandanya baik.” Tanpa melupakan pertimbangan, bahasa yang baik belum dapat menjadikan seseorang pengarang yang baik. Itu pun disadari Kartini. Sekali waktu ia menulis:

Perasaan bahasa belum dapat dikatan pengetahuan bahasa. (Surat, 10 Juni 1902, kepada Nyonya Abendanon).

Panggil Aku Kartini Saja, halaman 206