Zat Kebahagiaan: Serotonin

Setelah kita membahas dua zat kimia dalam tubuh yang menciptakan kebahagiaan, yaitu Endorphin dan Dophamine, maka zat ketiga adalah Serotonin.

Serotonin adalah zat yang menimbulkan rasa bangga, penting, dan pengenalan oleh masyarakat luas. Ini adalah perasaan bahagia manakala orang lain memberikan penghargaan kepada kita.

Dalam hubungan manusia, maka Continue reading “Zat Kebahagiaan: Serotonin”

Zat Kebahagiaan: Endorphin

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa zat-zat kimiawi atau hormon yang dikeluarkan oleh tubuh kita bertanggung jawab atas kebahagiaan seseorang. Zat-zat tersebut adalah Endorphin, Dopamine, Serotonin, dan Oksitosin.

Di tulisan pertama ini, kita akan membahas Endorphin dan semoga zat-zat yang lain bisa juga kita bahas pada tulisan berikutnya. Selamat membaca.

Apa manfaat Endorphin?  Continue reading “Zat Kebahagiaan: Endorphin”

10 Kebiasaan Perlu Dihindari Agar Hidup Bahagia

Satu di antara banyak cita-cita Anda pada akhirnya adalah menginginkan hidup yang bahagia. Namun, tanpa kita sadari sayangnya banyak kebiasaan yang dilakukan justru menjauhkan kebahagiaan yang dicita-citakan itu.

Tomas Laurinavicius membagi beberapa hal yang sebaiknya kita hindari agar hidup kita bahagia. Berikut ini saya terjemahkan untuk Anda. Semoga bermanfaat.
Continue reading “10 Kebiasaan Perlu Dihindari Agar Hidup Bahagia”

Bagaimana agar kita bahagia?

Happiness-is-not-the-absensce-of-problems

Apakah bahagia itu ketika Anda memakan menu kegemaran seperti es krim atau coklat?

Bagaimana kalau kita lipat gandakan jumlah es krim atau coklat itu? Katakan saja Anda mesti menghabiskan satu kotak es krim atau sepuluh batang coklat di waktu yang sama. Di sini, barangkali Anda tak lagi bahagia.

Saya banyak membaca, mendengar, dan melihat presentasi tentang kebahagiaan. Secara umum, para penulis dan pembicara itu memberikan kiat-kiat atau tips bagaimana agar kita bisa bahagia.

Saya mencoba mempraktikkan beberapa di antaranya. Hasilnya memang saya bahagia. Berarti betul apa yang disarankan oleh para penulis dan pembicara itu.

Bagaimana kalau saya tidak melakukan kiat yang ada di sana, apakah kemudian menjadi sedih? Rupanya tidak demikian, sebab kadang kita bahagia karena satu hal dan di lain waktu hal yang sama tersebut tidak terasa membahagiakan. Di sini berarti kebahagiaan itu naik turun dan bergantung pada banyak hal.

Satu pelajaran yang saya ambil dari mempraktikkan semua kiat tentang kebahagiaan itu adalah, kita merasa bahagia bila berhasil melakukannya.

Bila Anda barangkali tertarik agar bisa bahagia, maka syaratnya adalah dengan melakukan apa yang disarankan. Anda tidak bisa sekadar mengetahui bagaimana menjadi bahagia tetapi tidak melakukan apa yang disarankan. Antara mengetahui dan melakukan adalah dua hal yang sangat berbeda.

Singkatnya, praktik hidup bahagia memegang peranan penting agar Anda ‘benar-benar’ bahagia.

Adakah di antara banyak tips mengenai kebahagiaan yang sudah Anda praktikkan?

Image credit: http://www.lifehack.org/