unclegoop[dot]com

melintas batas ruang dan waktu

You are here: Home

Dendang Riang dalam Bus

By unclegoop on 02/07/2008

Baru saja menikmati ruangan bus ber-AC “APOLLO” jurusan Semarang-Solo. Perjalanan masih harus dilanjutkan menuju Klaten dengan terlebih dahulu berganti bus ekonomi jurusan Solo-Jogja. Terminal Kartosuro pukul empat sore. Tidaklah nyaman di sana, panas dan berdebu, kemungkinan ada copet dan bus-bus yang bersicepat mengejar jam sambil tak lupa meninggalkan polusi. Bukanlah sebuah pilihan yang tepat untuk [...]

Posted in jendela dunia | Tagged bus, menunggu, terminal | 30 Responses

Sisa Juni

By unclegoop on 26/06/2008

Juni hampir berakhir Kemarau baru saja dimasuki Hujan belum lama pergi Tapi kerinduan, bagai duri Mampir di kaki, enggan pergi Harapkan hujan di kala pagi Rumput basah tanah mewangi Embun pagi hanya ditemui Tanah kering Meranggas jati Jiwa kering Keringkah hati? Maaf, toleran hanya ilusi Pada jiwa-jiwa yang mati Suara-suara demonstrasi Menyisakan seorang mati Bila [...]

Posted in jendela dunia | Tagged Juni, Sisa | 47 Responses

Saat Bulan Separo

By unclegoop on 24/06/2008

Ada hikmah di balik listrik mati Kebiasaan menikmati berbagai perangkat yang sangat tergantung listrik, menjadikan saya alpa pada beberapa hal. Nyaman sekali bila listrik tersedia dan semua perangkat yang terhubung pada listrik bisa bekerja maksimal. Saat yang sama, saya lupa bahwa banyak hal lain, gratis yang tidak membutuhkan listrik. Kapan terakhir Anda menikmati sinar lembut [...]

Posted in jendela dunia | Tagged bayangan, bulan, gadis, nikmati, purnama | 48 Responses

Selokan Depan Rumah

By unclegoop on 17/06/2008

Selokan mampat, air kotor berbau tak sedap, tidak heran bila di sana dijadikan sarang nyamuk. Akibat-akibat lanjutan seperti wabah deman berdarah, diare, serta penyakit berbahaya lain tak jarang akan mengikuti. Siapa yang bersalah bila sudah begini? Warga perumahan atau sebuah lingkungan permukiman, seyogyanya memiliki kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan. Aliran air selokan yang lancar, menjadi [...]

Posted in pintu jiwa | Tagged bersih, budaya, sampah, selokan | 42 Responses
« Previous 1 … 84 85 86 … 89 Next »

kontak

kata-kata

kata-kata mengalir dari lidah manusia sesuai dengan batas ukuran dan kemampuan yang dimiliki manusia. kata-kata kita, bagaikan air dialirkan oleh penjaga pengairan. air akan mengalir sesuai keinginan sang penjaga. air tidak mengetahui ke ladang mana atau tempat mana ia akan dialirkan. -rumi-

jejak tertinggal

  • unclegoop on Lapar dan Haus, Karena Apa?
  • Antyo on Lapar dan Haus, Karena Apa?
  • unclegoop on Sambal Terasi Lombok Mentah
  • unclegoop on Sambal Terasi Lombok Mentah

Kicauan

pernak pernik

Copyright © 2012 unclegoop[dot]com.

Powered by WordPress and Prototype.