Senandika Penjaga Baju

Ia akan berdiri di samping rak tempat pakaian terlipat rapi bertumpuk-tumpuk
Ia akan berdiri di samping penyangga tempat baju bergantung-gantung
Ia akan berdiri di samping penyangga tempat celana bergantung-gantung
Ia akan berdiri di dekat kamar ganti, sigap
manakala pembeli yang usai mencoba menginginkan pakaian yang baru saja dicobanya
Ia akan memasang senyum lebar kepada siapa saja yang mendekat di pakaian yang ia jaga, kadang sambil berkata, “Silakan.”
Bila masa potongan harga tiba, dengan baik hati akan ia kabarkan pada calon pembeli yang terkadang hanya sekadar mengelus-elus baju tak beli
Seorang pembeli yang sudah pasti akan membeli lantas dibuatkan nota
Semacam tiket bagi pembeli untuk mengambil barang yang dibelinya
Sudah itu ia dilupakan
Kembali ia akan berdiri di tempatnya semula, di samping rak, di dekat gantungan baju atau celana, tak jauh dari kamar ganti
Kembali ia berdiri di sana menunggu pembeli yang lain datang
Kembali ia menunggui deretan, tumpukan pakaian itu tak hendak mencoba atau membeli
Kembali memasang senyumnya, sembari melirik pakaiannya sendiri yang sepertinya tak pernah ganti
Kembali ia di sana menunggu pembeli