unclegoop[dot]com

melintas batas ruang dan waktu

You are here: Home

Proses

By unclegoop on 05/08/2009

Api menyala kebiruan persis di bawah wajan. Secukupnya minyak dituangkan dari botol bekas kecap ke wajan. Perlahan-lahan, api yang menjilati pantat wajan itu pun mulai memanaskan minyak sehingga mendidih. Di saat yang hampir bersamaan, telur dipecahkan, dituangkan isinya ke dalam gelas, ditambah sedikit garam, diaduk. Pisau memotong daun bawang dan sawi menjadi potongan kecil-kecil. Telur [...]

Posted in jendela dunia | Tagged api, garam, nasi goreng, wajan | 6 Responses

Teras Mungil

By unclegoop on 29/07/2009

Aku bangun rumah dua lantai. Sementara, entah untuk apa lantai pertama aku lupa. “Mana bisa kamu lupa, itu kan rumahmu?” “Diam, kamu riwil!” Pendek kata, aku membuat sebuah kamar di lantai dua. Untuk apa? Begini mulanya: Pokoknya kubuat kamar di lantai dua…errr, maksudku tentu banyak maksud dengan kubangun dua lantai. Di sana aku bisa menikmati [...]

Posted in jendela dunia | Tagged kabel, teras | 5 Responses

First Lesson

By unclegoop on 28/07/2009

Pito baru saja membuka botolnya yang ke dua. Botol berisi cairan seputih susu itu mengeluarkan aroma yang memikat. Tak berapa lama, mulailah dia meracau. Saya pun, manggut-manggut mendengarkan aneka rupa petuahnya.  Di antara semua ocehannya yang ajaib itu, hahaha, ada pula saran agar saya tidak takut untuk menulis dalam Bahasa Inggris. “Udah, hajar aja!” Begitu [...]

Posted in jendela dunia | Tagged first lesson, quote | 11 Responses

UP, Sebuah Kenangan

By unclegoop on 27/07/2009

Rumah selain sebagai tempat pulang, barangkali juga menjadi tempat menyampirkan kenangan. Adalah Carl Fredriksen, seorang tua yang ditinggal mati istrinya. Dia mesti hidup sendiri di rumahnya yang telah dikepung situs pembangunan entah apa. Rumah itu menjadi satu-satunya yang tertinggal di lokasi proyek dan sudah diincar oleh para pengembang untuk dibeli. Carl tak menyerah, dijaganya rumah [...]

Posted in jendela dunia | Tagged air terjun surga, balon, jendela dunia, kenangan, rumah, up | 7 Responses
« Previous 1 … 52 53 54 … 85 Next »

kontak

kata-kata

kata-kata mengalir dari lidah manusia sesuai dengan batas ukuran dan kemampuan yang dimiliki manusia. kata-kata kita, bagaikan air dialirkan oleh penjaga pengairan. air akan mengalir sesuai keinginan sang penjaga. air tidak mengetahui ke ladang mana atau tempat mana ia akan dialirkan. -rumi-

jejak tertinggal

  • unclegoop on Hujan Sore Kemarin
  • jarwadi on Hujan Sore Kemarin
  • unclegoop on Jajanan Semarang
  • arif on Jajanan Semarang

Kicauan

pernak pernik

Copyright © 2012 unclegoop[dot]com.

Powered by WordPress and Prototype.