unclegoop[dot]com

melintas batas ruang dan waktu

You are here: Home
Pintu dan Tali Rafia (Gambar 2)

Tali Plastik dan Pintu

By unclegoop on 20/12/2011

Lihatlah tali plastik dan kawat yang menahan sebagian tubuh pintu itu. Bagaimana bila tali itu lepas? Mungkin penumpang yang di dalam bus akan beradegan bak seorang lakon di film aksi. Bukankah pintu itu kadang menjadi tempat bersandar? Maka, layakkah ia ditahan dengan seutah tali plastik yang rapuh nan mudah putus?

Posted in jendela dunia | Tagged jakarta, plastik, sandaran, tali, transjakarta | Leave a response
Sejenak Menunggumu

Sejenak Menunggumu

By unclegoop on 19/12/2011

Menjelang magrib biasanya aku akan tiba di rumah. Sampai di parkiran tak kutemukan motormu. Kamu telah pergi, seperti biasa, menyibukkan diri membantuku menjaga agar asap tetap mengepul dari dapur kita yang mungil. Sampai di pintu, aku tahu hanya kekosongan rumah yang menantiku. Tak ada sapamu yang selalu cerewet mengganggu sunyiku. Tak juga senyummu yang mengembang [...]

Posted in kamar hati | Tagged chinta, Cinta, kamu, kita, menunggu | 1 Response

Ikhlas

By unclegoop on 16/12/2011

Sesekali boleh, dong, seperti orang benar, haha. Maksud saya, coba kali ini izinkan saya menyarikan apa kata Pak Ustadz dari kultum selepas dzuhur kemarin. Menurut beliau, laku ibadah seseorang akan diterima bila ada satu syarat yang harus terpenuhi, yaitu ikhlas dalam menjalankan ibadah tersebut. Ikhlas berarti alasan sesuatu dilakukan adalah  untuk Tuhan semata. Di dalamnya [...]

Posted in pintu jiwa | Tagged ibadah, ikhlas, sombong, Tuhan | Leave a response
Sebuah Koyakan di Lantai

Lantai yang Terkoyak

By unclegoop on 15/12/2011

Di tengah bus transjakarta, di tempat di mana penumpang biasa berdiri. Di sana, di dekat satpamwan, terdapat sedikit koyakan. Barangkali bisa membahayakan penumpang yang kurang berhati-hati. Bagaimana bila ada penumpang yang tak melihatnya lalu jatuh terjerembab? Ke mana kira-kira ia akan jatuh?

Posted in jendela dunia | Tagged bahaya, koyak, transjakarta | 3 Responses
« Previous 1 … 4 5 6 … 84 Next »

kontak

kata-kata

kata-kata mengalir dari lidah manusia sesuai dengan batas ukuran dan kemampuan yang dimiliki manusia. kata-kata kita, bagaikan air dialirkan oleh penjaga pengairan. air akan mengalir sesuai keinginan sang penjaga. air tidak mengetahui ke ladang mana atau tempat mana ia akan dialirkan. -rumi-

jejak tertinggal

  • jarwadi on Hujan Sore Kemarin
  • unclegoop on Jajanan Semarang
  • arif on Jajanan Semarang
  • unclegoop on Jajanan Semarang

Kicauan

pernak pernik

Copyright © 2012 unclegoop[dot]com.

Powered by WordPress and Prototype.