unclegoop[dot]com

melintas batas ruang dan waktu

You are here: Home

Kutipan dari ‘Bekisar Merah’

By unclegoop on 16/07/2010

Bagi seorang santri kuno seperti Eyang Mus, suluk yang diantar oleh irama gambang tak lain adalah tangis rindu seorang kawula akan Gustinya; tangis seorang pengembara yang ingin menyatu kembali dengan asal-mula dan tujuan akhir segala yang ada, sangkan paraning dumadi. Maka bila sudah tenggelam dalam suluk-nya Eyang Mus lupa akan sekeliling, mabuk, keringat membasahi tubuh [...]

Posted in tetirah lain | Tagged Uncategorized | Leave a response

Bekisar Merah – Sebuah Review

By unclegoop on 16/07/2010

Sedari mula Lasi sudah tercerabut dari akarnya di Karangsoga. Di desa tempat para penyadap kelapa hidup dan tinggal itu, Lasi menjadi orang asing. Ia yang memiliki kulit lebih putih dari yang lain, mata kaput sangat indah dan kecantikan lainnya telah membatasi dirinya sendiri dengan lingkungannya di Karangsoga. Pak Ahmad Tohari memulai ‘Bekisar Merah’ dengan sosok [...]

Posted in loteng baca | Tagged ahmad, bekisar, darsa, jepang, lasi, merah, tohari | 1 Response

Remah-remah Piala Dunia 2010

By unclegoop on 15/07/2010

Spanyol “Seni terbaik memainkan bola adalah merebut bola, mempertahankannya dan sedapat mungkin tak membiarkan bola direbut kembali oleh lawan.” Filosofi sepak bola tersebut dikemukakan oleh pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque. Hasilnya, kita mengenalnya sebagai tiki-taka. Cara bermain Spanyol yang mengalirkan bola tak henti-henti dari kaki ke kaki. Mengandalkan penguasaan bola, umpan-umpan yang mengalir, pergerakan pemain [...]

Posted in jendela dunia | Tagged Belanda, Capello, Domenech, jepang, Robben, Spanyol | 2 Responses

Bangkok Dangerous

By unclegoop on 14/07/2010

Sebagai pembunuh bayaran yang profesional, ia tahu betul bagaimana menjalani profesinya itu. Menerima tugas tanpa bertanya, mengerjakan dan menyelesaikan tanpa meninggalkan jejak. Dalam pengerjaannya, ia kadang membutuhkan kawan. Ia membutuhkan waktu untuk merancang aksi yang berhasil guna dan tak terlacak. Ia seperti hantu di tengah ramai. Tak seorang pun akan tahu bahwa ia seorang pembunuh. [...]

Posted in jendela dunia | Tagged bangkok, bayaran, dangerous, pembunuh | Leave a response
« Previous 1 … 27 28 29 … 85 Next »

kontak

kata-kata

kata-kata mengalir dari lidah manusia sesuai dengan batas ukuran dan kemampuan yang dimiliki manusia. kata-kata kita, bagaikan air dialirkan oleh penjaga pengairan. air akan mengalir sesuai keinginan sang penjaga. air tidak mengetahui ke ladang mana atau tempat mana ia akan dialirkan. -rumi-

jejak tertinggal

  • unclegoop on Hujan Sore Kemarin
  • jarwadi on Hujan Sore Kemarin
  • unclegoop on Jajanan Semarang
  • arif on Jajanan Semarang

Kicauan

pernak pernik

Copyright © 2012 unclegoop[dot]com.

Powered by WordPress and Prototype.