Mengubah Tak Ada Ide Menjadi Tulisan

Kehilangan ide untuk menulis satu tulisan baru seringkali dialami oleh penulis, jurnalis, atau blogger.

Apabila Anda mengalami hal ini, maka apa yang biasanya dilakukan?

Tulisan ini mencoba untuk mengidentifikasi kapan kehilangan ide itu muncul, apa penyebab kehilangan ide, dan bagaimana mengatasi kondisi ini. Mengenali beberapa hal ini sangatlah penting agar seorang penulis bisa mengubah ketiadaan ide menjadi satu tulisan baru.

Tidak ada ide terjadi begitu saja

Tiba-tiba Anda tak punya ide untuk menulis tanpa alasan yang jelas. Pernahkah mengalaminya?

Kondisi ini tentu saja sangat menyebalkan, bukan?

Jika mengalami ketiadaan ide tanpa sebab seperti ini, maka akan sangat sulit untuk mengatasinya. Barangkali hanya kemauan yang besar untuk menulis sajalah yang bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

Kesibukan

Bisa jadi Anda sibuk karena satu pekerjaan lain yang membutuhkan perhatian lebih besar daripada sekadar menulis. Kondisi ini tak jarang menyandera Anda berkepanjangan dan membuat lupa menulis.

Sebab, seperti halnya keterampilan lain, bila tak digunakan, maka otot menulis pun akan melemah dengan sendirinya.

Malas

Tidak jarang ketiadaan ide juga bisa disebabkan karena rasa malas. Malas untuk menulis, malas untuk membaca, malas untuk melakukan apa pun. Anda hanya ingin untuk tidur-tiduran saja dan menghabiskan waktu dengan percuma.

Pernahkah mengalami kemalasan ini?

Keadaan ini menjadi cukup berbahaya karena seperti juga kesibukan, kemalasan dapat memperlemah otot-otot menulis kita.

Darurat

Terkadang Anda mengalami satu keadaan ketika sesuatu hal yang sangat mendesak harus dilakukan dengan segera. Sebagai contoh adalah manakala ada anggota keluarga yang sakit, rumah bocor, istri melahirkan, dan lain-lain.

Semua kejadian yang sifatnya darurat memang tak bisa dihindari dan akibatnya bisa membuat Anda lupa untuk menulis.

Penyebab lain

Apakah Anda memiliki penyebab lain yang sering dihadapi dan berujung pada ketiadaan ide?

Mengatasi Ketiadaan Ide

Setelah mengetahui berbagai kondisi pemicu ketiadaan ide, maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana mengatasi keadaan tanpa ide ini?

Time Management

Membuat perbaikan dalam pemanfaatan waktu dengan memanfaatkan ‘time management’ yang baik bisa menjadi satu langkah yang bijak.

Memanfaatkan aplikasi di telepon genggam atau Google Calendar bisa jadi langkah yang tepat.

Satu hari yang dimiliki bisa Anda bagi ke dalam berbagai aktivitas, mulai dari yang remeh sampai dengan yang penting. Semua aktivitas tersebut hingga ke detail waktu pelaksanaannya sebaiknya dimasukkan ke dalam jadwal harian Anda di aplikasi pengatur waktu tersebut.

Berkaitan dengan menulis, jangan sampai Anda lupa untuk memasukkan agenda menulis ke dalam jadwal harian tersebut.

Waktu Menulis

Di dalam jadwal harian tersebut pilihlah satu saat ketika Anda merasa paling nyaman untuk menulis.

Setiap orang berbeda-beda masa produktif menulisnya. Bisa jadi Anda termasuk jenis burung hantu yang memiliki banyak ide kreatif dan lebih produktif di larut malam. Namun, bisa jadi orang lain memiliki gaya yang berbeda, misalnya untuk tipe ayam jago yang lebih produktif di pagi hari.

Mengenali ritme harian Anda dan waktu-waktu produktif sangatlah membantu untuk menulis.

Tempat Menulis

Cara kedua yang bisa dilakukan untuk mengundang ide datang adalah dengan mencari lokasi favorit untuk menulis. Bisa jadi tempat tersebut adalah meja kerja Anda di kantor atau meja makan di rumah. Tak jarang, bisa pula tempat favorit ini adalah kedai kopi langganan.

Mengenali tempat favorit untuk menulis ini sangat penting agar Anda terpacu, terpancing, dan kemudian ide pun muncul dan pada akhirnya membuat Anda produktif untuk menulis.

Membaca

Banyak membaca adalah langkah ketiga yang bisa Anda tempuh agar lebih produktif dalam menulis.

Saat Anda menerima banyak informasi dari bacaan, maka otak pun akan penuh dan diam-diam mengolah informasi tersebut. Dari berbagai hal yang dibaca, tak jarang Anda memiliki pengetahuan atau ide baru yang perlu dituliskan.

Menulis

Nah, ini adalah muara dari semua kegiatan di atas. Bila waktu terbaik sudah ditentukan, tempat favorit sudah ditemukan, dan bacaan menarik sudah di genggaman, maka langkah berikutnya adalah menuliskannya.

Ambil laptop, buku catatan dan pena, atau apa pun media yang biasanya Anda gunakan untuk menulis. Tulislah ide itu sebelum ia pergi lagi meninggalkan Anda dalam ketidakpastian. 

Apakah Anda memiliki tips lain untuk mengatasi kehampaan ide? Kenapa tidak menuliskannya dan berbagi dengan semesta?


4 thoughts on “Mengubah Tak Ada Ide Menjadi Tulisan”

  1. Mas Dewo, kondisi spt ini sering juga saya alami. Sbg seorang penulis penuh waktu memang mesti disiplin. Disiplin menulis. Disiplin membaca dari berbagai sumber. Selamat menulis.

  2. pamaaaan, aaah ga pernah mampir lagi niiih, mampir atuuh, biar blog aku rame hihihi
    hmm.. aku juga blom update2 nih blognya, sigh…

  3. @Mas Djuni
    Maturnuwun, Mas.

    @Payjo
    Halo, bro, apa kabar?
    Iya, haha, mood memang memegang peranan yang sangat penting di sini.

    @Neng Fey
    Siapp….. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *