<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>unclegoop[dot]com</title>
	<atom:link href="http://unclegoop.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://unclegoop.com</link>
	<description>merangkum yang terserak, memungut yang tercecer</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 May 2013 10:02:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Cerita di Transjakarta</title>
		<link>http://unclegoop.com/2013/05/09/cerita-di-transjakarta/</link>
		<comments>http://unclegoop.com/2013/05/09/cerita-di-transjakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 May 2013 10:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unclegoop</dc:creator>
				<category><![CDATA[jendela dunia]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[antri]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unclegoop.com/?p=2863</guid>
		<description><![CDATA[Pagi menjelang, bus tak selalu penuh. Bila beruntung, kau pun bisa memperoleh tempat duduk. Baik juga bila berdiri, karena masih mungkin bagimu mengubah-ubah posisi berdiri. Dan mereka yang duduk, seperti terkena kutukan dari Dewa Kantuk. Kantuk itu datang menyapa mereka &#8230; <a href="http://unclegoop.com/2013/05/09/cerita-di-transjakarta/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/penumpang_transjakarta.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2867" alt="penumpang_transjakarta" src="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/penumpang_transjakarta-300x172.jpg" width="300" height="172" /></a>Pagi menjelang, bus tak selalu penuh. Bila beruntung, kau pun bisa memperoleh tempat duduk.</p>
<div></div>
<p>Baik juga bila berdiri, karena masih mungkin bagimu mengubah-ubah posisi berdiri. Dan mereka yang duduk, seperti terkena kutukan dari Dewa Kantuk.</p>
<div></div>
<p>Kantuk itu datang menyapa mereka yang duduk. Si Bapak dengan setelan necis dan rambut klimis pun kena. Si Mba dengan jilbab aduhai, atau yang berperona pipi merah, juga yang rambutnya melambai, semua terkena sapaan sang kantuk.</p>
<div></div>
<p>Percayalah, kawan, secantik atau seganteng apa pun kau saat berangkat tadi, bahkan mungkin juga wangi, namun kalau kau tidur dengan mukut terbuka, ganteng dan cantikmu itu pun mengalami penurunan 70 persen. Sayang sekali, bukan?</p>
<div></div>
<p>Saranku sederhana, kenakan masker dan kau pun aman. Kami yang berdiri tak perlu menjadi saksi mulutmu yang menganga. Namun, bila kau piawai mengatur posisi tidur, aturlah agar tidurmu itu tidur yang sopan, yang menunduk bukan menengadah. Bisakah, kau?</p>
<div></div>
<p>Sore datang, bus pun lebih penuh dengan manusia, lengkap dengan baunya, komplit dengan keringatnya. Perpaduan apik antara antri lama, kemacetan dan jumlah armada bus yang sedikit menjadi pemicu bau dan keringat itu. Habis, mau bagaimana lagi?</p>
<div></div>
<p>Saat senja datang, semua orang ingin pulang. Bagai burung yang sudah rindu sarang setelah seharian berjalan melenggang.</p>
<div></div>
<p>Di saat seperti ini emosi mudah menyeruak. Sikut pun digunakan agar jalan masuk ke bus terkuak. Tak jadi soal bila yang kena sikut itu anak kecil atau orang tua yang lebih layak. Semua bersicepat untuk mendapatkan satu tempat duduk, atau sekadar tubuhnya bisa masuk.</p>
<div></div>
<p>Penumpang pun ada yang berdiri atau duduk terkantuk. Ada yang tidur betul, ada yang pura-pura tertidur. Biar saja andaikata ada wanita yang berdiri. Ibu-ibu pun terkadang harus bersusah payah menembus kepadatan penumpang yang berdiri dekat pintu masuk. Mereka berjinjit, menggapai-gapai pegangan yang letaknya terlampau tinggi.</p>
<div></div>
<p>Halte yang dituju pun menjelang, penumpang yang akan turun bergeser mendekat ke pintu. Satpam sibuk mengumumkan halte apa yang ada di depan, pilihan transit, awas copet, dan peringatan agar hati-hati melangkah.</p>
<div></div>
<p>Penumpang kemudian turun, melepaskan penat, meluruskan tubuh, menggerak-gerakkan lengan dan kembali berjalan. Sampai besok, monster besi, kotak, pemangsa manusia.</p>
<p>Sumber <a href="http://statik.tempo.co/?id=107776&amp;width=475" target="_blank">gambar</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unclegoop.com/2013/05/09/cerita-di-transjakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan di Sebuah Siang</title>
		<link>http://unclegoop.com/2013/05/08/perjalanan-di-sebuah-siang/</link>
		<comments>http://unclegoop.com/2013/05/08/perjalanan-di-sebuah-siang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 May 2013 08:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unclegoop</dc:creator>
				<category><![CDATA[jendela dunia]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[matahari]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[siang]]></category>
		<category><![CDATA[terik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unclegoop.com/?p=2850</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 1 Mei 2013, di Jln. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat Saya berjalan bermandikan sinar mentari pukul sebelas Dari arah selatan menuju ke utara Menjelang patung kuda, serombongan pendemo sedang mengatur barisan Di trotoar ada yang tampaknya baru sampai, sedang &#8230; <a href="http://unclegoop.com/2013/05/08/perjalanan-di-sebuah-siang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;"><a href="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/buruh_mayday1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2852" alt="buruh_mayday" src="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/buruh_mayday1-300x206.jpg" width="300" height="206" /></a>Selasa, 1 Mei 2013, di Jln. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat<br />
Saya berjalan bermandikan sinar mentari pukul sebelas</div>
<div style="text-align: justify;">Dari arah selatan menuju ke utara<br />
Menjelang patung kuda, serombongan pendemo sedang mengatur barisan</div>
<div style="text-align: justify;">Di trotoar ada yang tampaknya baru sampai, sedang beristirahat, tak banyak</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Saya terus berjalan menyeberang, melintasi patung kuda, berhenti di depan graha indosat<br />
Ada tiga remaja yang seperti tergesa, satu di antaranya membawa kamera</div>
<div style="text-align: justify;">Di situ, saya temukan penjual bakso, ketoprak, teh botol, dan es kelapa berderet-deret<br />
Semangkuk bakso saya pesan, &#8221;Ngga pakai itu ya, Bang&#8230;,&#8221; kata saya sambil menunjuk sesuatu entah apa namanya di dekat butiran bakso</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"><em id="__mceDel"> Kemudian saya pun mulai melahap sesuap demi sesuap</em></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Di samping saya seorang Bapak menghisap rokoknya, terlihat puas, mungkin dia baru selesai menghabiskan semangkuk bakso.</div>
<div style="text-align: justify;">Kami bicara, saling bercerita, melihat jalanan yang lengang dan kekhawatiran tak bisa pulang</div>
<div style="text-align: justify;">Beliau pun pergi&#8230;.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Seorang lelaki lain kembali datang, dia pesan ketoprak<br />
Saya makan lebih dulu tapi dia selesai lebih dulu.<br />
Beberapa pendemo berdatangan, dengan kaos seragam berwarna-warni, namun rata-rata ada tulisannya: May Day!<br />
Saya ambil sebatang rokok, menyalakannya.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Lelaki di sebelah saya itu seperti melirik, rupanya dia ingin meminjam korek.<br />
Dari situ obrolan pun dimulai, kembali soal berhentinya lalu lintas. kendaraan di jalan dan kekhawatiran tak bisa pulang.<br />
&#8220;Biasanya ini sampai jam tujuh malam, Pak.&#8221; Tukang ketoprak tahu-tahu ikut bercerita.</div>
<div style="text-align: justify;">Saya menerawang.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Di utara, tempat di mana saya harus melanjutkan perjalanan, beberapa tentara tampak bersiaga.<br />
Di depan gedung MK, ada yang berorasi<br />
Susah menerobos mereka ini karena mereka berdiri dan duduk memenuhi trotoar tempat saya berjalan.</div>
<div style="text-align: justify;">Saya meliukkan tubuh, menelusup di antara sepeda motor yang parkir. Orasi tetap terdengar.<br />
Saya kembali berjalan, tujuan saya di seputaran harmoni masih lumayan jauh.<br />
Serombongan polisi berbaris rapi, mereka berjalan, menghampiri pendemo yang berorasi.<br />
Saya terus berjalan, sesekali melirik.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Sumber <a href="http://www.antarasumbar.com/id/foto/fotoutama/antara_010513181709_may_day_jakarta.jpg" target="_blank">gambar</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unclegoop.com/2013/05/08/perjalanan-di-sebuah-siang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merawat Arloji</title>
		<link>http://unclegoop.com/2013/05/03/merawat-arloji/</link>
		<comments>http://unclegoop.com/2013/05/03/merawat-arloji/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 May 2013 07:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unclegoop</dc:creator>
				<category><![CDATA[jendela dunia]]></category>
		<category><![CDATA[arloji]]></category>
		<category><![CDATA[jam]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[servis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unclegoop.com/?p=2841</guid>
		<description><![CDATA[Berikut cara merawat arloji kesayangan Anda. Penggunaan Pastikan bagian belakang arloji yang selalu bersentuhan dengan kulit tangan tetap kering. Sebab, air keringat dapat menimbulkan karat dan kelapukan untuk jam tangan berbahan karet atau kulit. Hindari pengunaan jam tangan terlalu kencang &#8230; <a href="http://unclegoop.com/2013/05/03/merawat-arloji/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/arloji_kuno.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2844" alt="arloji_kuno" src="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/arloji_kuno-300x232.jpg" width="300" height="232" /></a>Berikut cara merawat arloji kesayangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penggunaan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pastikan bagian belakang arloji yang selalu bersentuhan dengan kulit tangan tetap kering. Sebab, air keringat dapat menimbulkan karat dan kelapukan untuk jam tangan berbahan karet atau kulit.</p>
<p style="text-align: justify;">Hindari pengunaan jam tangan terlalu kencang karena akan dapat menyebabkan  kondisi lembab dan rasa tak nyaman pada pergelangan tangan. Jagalah pula arloji Anda jangan sampai terjatuh karena dapat memengaruhi komponen-komponen lain di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penyimpanan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jam tangan sebaiknya jangan diletakkan begitu saja. Gunakanlah kotak khusus agar jam terhindar dari kelembaban.  Selain itu, jam hendaknya dijauhkan dari medan magnet yang kuat karena lagi-lagi dapat memengaruhi komponen di dalamhya. Medan magnet yang kuat di antaranya bisa karena televisi, pengeras suara atau mesin pendingin</p>
<div style="text-align: justify;"><strong>Servis</strong></div>
<p style="text-align: justify;">Bila terjadi kerusakan pada arloji Anda, datanglah ke lokasi servis yang terpercaya sesuai merk jam tangan Anda. Saya pernah mengalami kerusakan lebih parah, padahal niat awal cuma mau mengganti baterai di tukang reparasi jam pinggir jalan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Perawatan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Apabila Anda memiliki jam tangan berbahan stailess steel, agar tetap mengilap lakukanlah perawatan berkala. Bersihkan rantai jam dengan air hangat dan sikat dengan sikat gigi bertekstur lembut. Sementata itu, untuk strap berbahan kulit atau karet dapat dibersihkan dengan kain kering berbahan katun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber <a href="http://images04.olx.in/ui/18/44/72/1328859065_314014272_3-ancient-watch-Art-Collectibles.jpg" target="_blank">gambar</a></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini diringkas dari Klasika di Koran Kompas menggunakan <a href="http://www.bhinneka.com/Associate/asc_clicks.aspx?BARef=BATL130500502&amp;BATrcID=unclegoopdotcom103264&amp;Link=http%3a%2f%2fwww.bhinneka.com%2fproducts%2fsku00312951%2fsamsung_galaxy_tab_2_7.0_espresso_16gb_-_silver__gt-p3100tsexse_.aspx" target="_blank">SAMSUNG Galaxy Tab 2 7.0 Espresso 16GB &#8211; Silver [GT-P3100TSEXSE]</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unclegoop.com/2013/05/03/merawat-arloji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diagram Kreatif Pram</title>
		<link>http://unclegoop.com/2013/05/02/diagram-kreatif-pram/</link>
		<comments>http://unclegoop.com/2013/05/02/diagram-kreatif-pram/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 09:03:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unclegoop</dc:creator>
				<category><![CDATA[jendela dunia]]></category>
		<category><![CDATA[bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unclegoop.com/?p=2829</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menulis, Pram menemukan apa yang disebutnya diagram menulis kreatif. Di dalamnya terdapat unsur gunung, kuil, dan matahari. Gunung merupakan lambang ketekunan, dikatakan Pram, sebagai pesangon yang diwakili puncak-puncaknya. Kuil menyimbolkan ilmu, pengetahuan, kearifan, serta kebijakan. Sementara matahari mewakili sang &#8230; <a href="http://unclegoop.com/2013/05/02/diagram-kreatif-pram/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/write.jpg"><img class="alignleft  wp-image-2830" alt="write" src="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/05/write-300x223.jpg" width="240" height="178" /></a>Dalam menulis, Pram menemukan apa yang disebutnya diagram menulis kreatif. Di dalamnya terdapat unsur gunung, kuil, dan matahari. Gunung merupakan lambang ketekunan, dikatakan Pram, sebagai pesangon yang diwakili puncak-puncaknya. Kuil menyimbolkan ilmu, pengetahuan, kearifan, serta kebijakan. Sementara matahari mewakili sang pribadi dengan integritasnya.</p>
<p style="text-align: justify;"> Kata Pram, &#8220;Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Dirangkum dari &#8216;Klasika&#8217; di harian Kompas</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber <a href="http://img.ehowcdn.com/article-new/ehow/images/a07/bn/m2/use-venn-diagram-elementary-writing-800x800.jpg" target="_blank">gambar</a></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini diketik menggunakan <a href="http://www.bhinneka.com/Associate/asc_clicks.aspx?BARef=BATL130500502&#038;BATrcID=unclegoopdotcom103264&#038;Link=http%3a%2f%2fwww.bhinneka.com%2fproducts%2fsku00312951%2fsamsung_galaxy_tab_2_7.0_espresso_16gb_-_silver__gt-p3100tsexse_.aspx" target="_blank">SAMSUNG Galaxy Tab 2 7.0 Espresso 16GB &#8211; Silver [GT-P3100TSEXSE]</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unclegoop.com/2013/05/02/diagram-kreatif-pram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cermat Saat Akan Ambil Kredit Rumah</title>
		<link>http://unclegoop.com/2013/04/30/cermat-saat-akan-ambil-kredit-rumah-2/</link>
		<comments>http://unclegoop.com/2013/04/30/cermat-saat-akan-ambil-kredit-rumah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2013 15:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unclegoop</dc:creator>
				<category><![CDATA[jendela dunia]]></category>
		<category><![CDATA[cicilan]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unclegoop.com/?p=2818</guid>
		<description><![CDATA[Hari Senin (29/04) kemarin, harian Kompas menerbitkan rubrik Kompas Ekstra edisi April-Mei. Tema pada edisi tersebut adalah &#8216;Ada Tema di Rumah Kita&#8217;. Di dalamnya saya menemukan artikel menarik mengenai perlunya kecermatan saat akan melakukan kredit. Berikut ini beberapa hal yang &#8230; <a href="http://unclegoop.com/2013/04/30/cermat-saat-akan-ambil-kredit-rumah-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/04/house_credit.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-2824" alt="house_credit" src="http://unclegoop.com/wp-content/uploads/2013/04/house_credit-300x216.png" width="300" height="216" /></a>Hari Senin (29/04) kemarin, harian Kompas menerbitkan rubrik Kompas Ekstra edisi April-Mei. Tema pada edisi tersebut adalah &#8216;Ada Tema di Rumah Kita&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dalamnya saya menemukan artikel menarik mengenai perlunya kecermatan saat akan melakukan kredit.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini beberapa hal yang perlu dicermati saat akan melakukan kredit kepemilikan rumah.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Total cicilan utang (termasuk KPR) maksimal 30 persen dari pendapatan.</li>
<li>Pilih properti layak huni, berjarak 30 menit-1 jam dari kantor.</li>
<li>Rumah yang jauh dari kantor memboroskan biaya, tenaga, dan waktu.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, apabila Anda menginginkan untuk membeli rumah baru, ingatlah beberapa hal berikut sebelum melakukannya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pahami, uang muka kredit ke bank adalah 30 persen plafon kredit.</li>
<li>Perhatikan kebijakan pengembang soal harga jual. Apakah termasuk PPN 10 persen, biaya IMB, pemasangan jaringan telepon, air, dan listrik.</li>
<li>Biaya lain yang disiapkan: akta perjanjian pengikatan jual-beli (PPJB), pemecahan sertifikat, akta jual-beli (AJB), balik nama, biaya notaris, bea perolehan hak atas tanah atau bangunan (BPHTB) sebesar 5 persen harga neto yang menurut peraturan pemerintah dibayat setelah dua atau tiga tahun.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Apakah rumah seken bisa dikredit? Tentu bisa, namun perlu memperhatikan hal-hal berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Perhatikan fasilitas, seperti terali, pompa air, aliran listrik, serta air.</li>
<li>Perhitungan biaya renovasi rumah.</li>
<li>Periksa legalitas, apakah rumah bebas dari gugatan, sengketa.</li>
<li>Rumah yang KPR-nya belum lunas, sertifikatnya masih diagunkan di bank.</li>
<li>Mintalah fotokopi sertifikat rumah kepada pemilik.</li>
<li>Periksakan keaslian sertifikat ke notaris.</li>
<li>Periksa status rumah ke kantor pertanahan.</li>
<li>Pastikan nama penjual rumah sama dengan nama terakhir dalam sertifikat.</li>
<li>Jika pemilik dalam sertifikat sudah meninggal, nama penjual harus sesuai dengan nama ahli waris berdasarkan surat kematian atau keterangan waris.</li>
<li>Lengkapi surat dan administrasi transaksi.</li>
<li>Penjual: KTP, kartu keluarga suami istri, atau surat pernyataan belum menikah. Duda/janda perlu dokumentasi cerai hidup/mati, surat nikah, nomor pokok wajib pajak (NPWP).</li>
<li>Jika cerai hidup, pastikan sudah ada pembagian harga gana-gini. Jika belum, eks suami/istri harus bubuhkan tanda tangan persetujuan rumah boleh dijual.</li>
<li>Pembeli: KTP, KK, NPWP</li>
<li>Perhatikan tunggakan tagihan telepon, air, listrik, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, iuran kebersihan pemilik lama.</li>
<li>Tagihan itu perlu juga dibalik nama ke pemilik baru.</li>
<li>Dalam transaksi, hitung besar kredit ke bank dan harga yang dibayar kepada penjual.</li>
<li>Terakhir, dengan meminjam sertifikat dari bank, penjual-pembeli ke notaris untuk akta jual-beli dan alih kepemilikan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pesan:</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut tulisan lengkap dari artikel ini. Mohon maaf apabila sebelumnya sudah sempat ter-publish hanya sebagian. Semata-mata karena kekeliruan pada perangkat gerak saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar dari <a href="http://blog.creditkarma.com/wp-content/house_credit.png" target="_blank">sini</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unclegoop.com/2013/04/30/cermat-saat-akan-ambil-kredit-rumah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->