tetirah lain

Senandika Gerson Poyk

Aku adalah kata-kata yang mewujud dalam jalan pikiranku dan menjadi tindakanku.Alam menjadi sesuatu yang demikian rohani, bayangkan berapa juta makhluk hidup yang berada di dalam 1 liter tanah?Bencana terjadi sebagian akibat yang kita tanam adalah batu…

Senandika Hukum

Terlihat ia sedang terpekur di depan pintu hukum yang baru saja diketuknya, namun tak juga membuka. Sewaktu ia bersikeras ingin masuk dan mendobrak pintu itu, diperolehnya jawaban, “Maaf hukum sedang sibuk.” Memang, waktu itu, ia seperti menyaksikan sebuah pabrik senjata. Granat terbuat dari pasal, rudal adalah butir-butir dan setiap kata menjadi peluru. Di sebuah sudut, dilihatnya tempat latihan menembak. Ada nama-nama tertera di setiap patung-patung sasaran itu, di antaranya: politikus, artis, nenek renta, pencuri semangka dan makelar kasus. Akhirnya ia memilih pulang, ia tak ingin menjadi sasaran.

~http://dewantoedi.blogspot.com/~

Senandika Hukum

Terlihat ia sedang terpekur di depan pintu hukum yang baru saja diketuknya, namun tak juga membuka. Sewaktu ia bersikeras ingin masuk dan mendobrak pintu itu, diperolehnya jawaban, "Maaf hukum sedang sibuk." Memang, waktu itu, ia seperti menyaksikan sebuah pabrik senjata. Granat terbuat dari pasal, rudal adalah butir-butir dan setiap kata menjadi peluru. Di sebuah sudut, dilihatnya tempat latihan menembak. Ada nama-nama tertera di setiap patung-patung sasaran itu, di antaranya: politikus, artis, nenek renta, pencuri semangka dan makelar kasus. Akhirnya ia memilih pulang, ia tak ingin menjadi sasaran.

~http://dewantoedi.blogspot.com/~

Senandika Pintu Toilet Umum

Ia tak pernah bosan
Pada tubuh-tubuh telanjang yang dilindunginya
Ia bosan
Pada air, pada basah yang menempel di tubuhnya
Tapi ia mulai bimbang
Apa jadinya bila air dan basah tak ada?
Akankah tubuh-tubuh itu tetap keluar-masuk melewatinya?


~http://dewantoedi.blogspot.com/~