jendela dunia

Sejarah

Dalam sejarah ada saat-saat yang bersengketa, tapi kemudian akan ada rekonsiliasi.

Di Jakarta semua terasa dekat. Lintasan sejarah itu seperti terpampang di depan mata. Ini yang membuat takut terkadang.

Sejarah artinya kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Kemarin juga masa lampau, sepuluh tahun yang lalu, dua puluh tahun yang lalu. Semua masa lampau. Tetapi di Jakarta; yang lampau, kemarin dan bertahun lalu seperti mendekat.

Saya masih ingat betul, ketika pertama kali melintas di depan gedung RRI, terbayang bagaimana sebuah pagi yang sibuk di akhir September dan awal Oktober 1965. Bagaimana gedung radio itu menjadi bagian dari sejarah pada masa itu. Seperti otomatis, terlintas di benak adegan film ‘Pengkhianatan G30S’ itu. Saat rakyat mendengarkan radio mengikuti berita, ketika pasukan yang berbeda tujuannya saling menguasai sarana komunikasi paling penting pada masanya itu.

Di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, More >

Monumen Nasional

Hari Minggu dan bangun pagi, gabungan yang tak lazim. Tapi jika ingin berjalan-jalan di Monas bergabung bersama ribuan manusia Jakarta mandi matahari, menyusuri trotoar dan udara yang meruap dari rumput taman-taman di Monas, maka bangun pagi menjadi keniscayaan.

Sudah beberapa kali saya melakukannya, tak rutin, karena terkadang mata susah betul terbuka selepas begadang malam Minggu. Syukurlah di antara teman-teman kos ada yang berbaik hati membangunkan.

Jadilah di minggu pagi yang beruntung itu saya bisa menikmati jalanan yang sedikit sepi, sehingga tak mesti di atas trotoar melangkahkan kaki. Diizinkan pula menyusuri aspal halus jalanan Jakarta yang masih belum banyak kena polusi. Hmmm, dan satu lagi, bila mau sedikit repot lebih jauh berjalan, bisa juga melihat kupu-kupu malam yang terlambat pulang dan masih berdiri sejak malam tadi.

Sepi itu tak lama, More >

Ungu

Saya dan Aunty bukanlah pasangan yang serasi betul. Tapi sebentar, apa itu ukuran serasi? Ada yang bilang kedua pasangan pintar memadupadankan busana yang dikenakan. Nah, bila ini ukurannya, maka benarlah kalimat pertama di atas, “Saya dan Aunty bukanlah pasangan yang serasi betul.”

Tetapi, di dalam ketidakserasian itu, terkadang ingin pula tampil serasi.

Jadilah pada Jum’at pekan lalu kami kompak mengenakan kaos warna ungu. Apakah jadinya serasi? Aha, entahlah yang pasti ungu bukan warna kegemaran saya. Boleh dibilang saya tak percaya diri. Bagaimana dengan beliau? Kurang tahu, tapi nampaknya beliau suka. More >