Kritik yang Membangun

Seringkali kita diminta untuk memberikan kritik yang membangun. Namun, yang lebih sering terjadi adalah kita memberikan kritik tanpa disertai ide untuk membangun atau memberikan solusi. Pada kasus pertama, memberikan kritik, semua orang bisa melakukannya. Sementara pada kasus kedua, yaitu memberikan ide untuk membangun atau memberikan solusi untuk satu persoalan, barangkali tidak semua orang bisa atau enggan melakukannya.

Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana cara memberikan kritik yang membangun tersebut?  Continue reading “Kritik yang Membangun”

Menuliskan Ide

Hari ini saya membaca salah satu bagian dari buku mengenai penelitian. Bentuk buku itu cukup menarik, yaitu didesain semacam resep. Namun, terus terang saya belum sampai ke bagian resepnya sendiri. Alih-alih, saya baru membaca bagian pengantar dan metodologi-nya saja. Intinya, kedua bagian itu rasanya bukan bagian yang paling menarik dari buku tersebut. Apabila ingin mengetahui bagian intinya, maka sabar dulu ya, hehe.

Kendati bukan bagian paling menarik, namun Continue reading “Menuliskan Ide”

Selamat Menempuh Hidup Baru

Ucapan ‘Selamat Menempuh Hidup Baru’ biasanya kita tuliskan kepada sepasang pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Namun, dari pengalaman menunjukkan bahwa ucapan tersebut tidak terbatas kepada peristiwa pernikahan semata, melainkan bisa juga disampaikan manakala setiap manusia mengalami peristiwa penting dalam hidupnya. Sebagai contoh, pada saat kelahiran, kematian, dan bahkan saat hari baru tiba pun ucapan tersebut layak untuk disampaikan.

Bulan Desember 2016 saya menjadi saksi dua peristiwa penting, yaitu Continue reading “Selamat Menempuh Hidup Baru”

Wrap Up Discussion 3: Bagaimana Menentukan Sumber Berita?

Selain sandang, pangan, dan papan, maka informasi kini juga menjadi kebutuhan primer. Informasi berperan untuk, beberapa di antaranya, menentukan perilaku dan tindakan kita. Sebagai satu sistem, maka manakala informasi yang diterima keliru, tindakan dan keputusan yang diambil pun tak jarang salah. Dari sini kita bisa melihat bahwa sumber informasi sangatlah penting.

Persoalannya, di tengah badai informasi di internet karena menjamurnya berbagai situs berita, mencari sumber informasi yang terpercaya menjadi satu tantangan tersendiri. Tulisan ini ingin menunjukkan bahwa sumber atau situs berita dengan awak media yang telah lebih dulu dikenal dapat meningkatkan tingkat kepercayaan pembacanya. Guna mengidentifikasi persoalan tersebut, maka saya membuat survei kecil-kecilan di Facebook. Cara yang ditempuh yaitu dengan menyebutkan beberapa situs berita alternatif dan menanyakan mana situs yang lebih sering dibaca serta apa alasannya. Di antara berbagai alasan tersebut, maka berikut ini dicoba diurutkan berdasarkan jawaban para narasumber. Continue reading “Wrap Up Discussion 3: Bagaimana Menentukan Sumber Berita?”

Mengubah Tak Ada Ide Menjadi Tulisan

Kehilangan ide untuk menulis satu tulisan baru seringkali dialami oleh penulis, jurnalis, atau blogger.

Apabila Anda mengalami hal ini, maka apa yang biasanya dilakukan?

Tulisan ini mencoba untuk mengidentifikasi kapan kehilangan ide itu muncul, apa penyebab kehilangan ide, dan bagaimana mengatasi kondisi ini. Mengenali beberapa hal ini sangatlah penting agar seorang penulis bisa mengubah ketiadaan ide menjadi satu tulisan baru. Continue reading “Mengubah Tak Ada Ide Menjadi Tulisan”

Manakala Content Marketing Menjadi Membosankan

Bagi seorang blogger yang juga berkecimpung di bidang content marketing, maka tentu sudah akrab dengan para guru seperti Neil Patel, Copy Blogger, atau Peg Fitzpatrick.

Mereka senantiasa memberikan arahan, bagaimana membuat tulisan yang menarik untuk menawarkan suatu produk.

Permasalahannya, rumus-rumus yang diberikan cenderung sama, kalau pun terdapat perbedaan, maka itu hanya sedikit sekali.

Sebagai contoh, mereka akan menyarankan untuk mencari keywords berdasarkan google adwords, memantau traffic di blog dengan google analytics, menggunakan bullet point, membubuhkan bilangan pada judul dan lainnya.

Hasilnya, kerap kita temukan tulisan di blog dengan pola yang mirip.

Contoh mudahnya, saat Anda menjumpai satu tulisan dengan judul ’10 Langkah Mudah Menulis Blog’, maka ini berarti tulisan tersebut sedang mengetrapkan jurus yang diberikan oleh para guru di atas.

Apa permasalahan yang kemudian muncul?

Dampak dari penerapan jurus tersebut dalam sebuah tulisan blog bisa jadi tidak terasa, namun begitu diterapkan oleh banyak blogger yang dengan jurus serupa, maka ada kesan keseragaman. Hasil akhirnya adalah kebosanan yang muncul di kalangan pembaca blog.

Bagaimana mengatasi persoalan tersebut?

Sayangnya tidak ada jawaban yang mujarab untuk mengatasi kebosanan seseorang.

Namun, saya percaya pembaca blog menginginkan sesuatu yang orisinil. Artinya cerita tentang Anda, apa saja yang terjadi pada Anda, kisah dari Anda yang bisa jadi menarik dan memiliki kesamaan dengan pembaca, yang pada gilirannya akan menyentuh perasaan mereka.

Oh iya, di blog ini pun pernah menerapkan jurus-jurus content marketing seperti yang sudah disebutkan di atas. Maaf ya kalau jadi membosankan.

Credit Picture: Pixabay


Ketika Anda Jauh dari Keluarga

Bisa jadi satu ketika Anda harus berada jauh dari keluarga. Misalnya saja manakala pekerjaan Anda menuntut untuk bepergian dalam jangka waktu yang lama. Contoh lainnya adalah ketika Anda menempuh pendidikan atau kursus atau pelatihan dan keluarga harus ditinggalkan. Berbagai sebab ini bisa jadi berpengaruh dalam kehidupan keluarga Anda. Tulisan ini mencoba untuk mengidentifikasi apa saja dampak dari kepergian Anda bagi keluarga dan apa langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Apabila salah satu anggota keluarga pergi dan perpisahan harus terjadi dalam rentang waktu tertentu, maka beberapa hal berikut ini bisa terjadi. Continue reading “Ketika Anda Jauh dari Keluarga”