Temperamen
Hypocrates mengatakan ada empat model temperamen dalam diri manusia, yaitu Sanguinis, Choleric, Melancholic, dan Phlegmatic. Immanuel Kant mendukung pandangan itu dan sepakat bahwa manusia tak bisa memiliki lebih dari satu temperamen secara bersamaan.
Namun dalam perkembangan pemikiran, Florence Littauer mengungkapkan, setiap manusia sebenarnya memiliki keempat temperamen tersebut, hanya dominasinya yang berbeda. Temperamen dapat menuntun seseorang untuk menemukan karier yang sesuai.
Karier Masing-masing Temperamen
Bila seorang Sanguinis, keberadaan kita di suatu tempat dapat menghidupkan suasana. Seorang Sanguinis umumnya senang tampil gembira. Ia pandai berbicara, ramah, lugas bergaul, selalu ingin tahu, dan suka menjadi pusat perhatian. Jenis pekerjaan yang sesuai untuk kaum Sanguinis, antara lain party organiser, marketing, pekerja rumah sakit, guru, motivator dan negosiator.
Kemudian bila termasuk seorang Choleric, umumnya kita aktif bergerak dan ekstrovert, tetapi tak seekstrovert Sanguinis. Kaum Choleric tak tergantung orang lain dalam bertindak atau mengambil keputusan. Ia cenderung lebih suka membuat keputusan untuk orang lain. Choleric mampu melihat masalah secara luas, terorganisasi, dan pantang menyerah. Kaum Choleric cocok untuk menjadi pengusaha, produser, dan bekerja di bidang pemasaran.
Selanjutnya bila termasuk tipe Melancholic, biasanya kita gemar menganalisis masalah , mau berkorban, sensitif, filosofis, dan mengusung kesempurnaan. Seorang Melancholic mudah hanyut dalam kegembiraan hidup dari orang di sekitar. Kaum Melancholic berorientasi pada jadwal, detail, berpikir ekonomis, pemecah masalah, dan pendengar yang baik. Pekerjaan yang cocok untuk seorang Melancholic adalah penulis buku, komikus, arsitek, dan pekerja sosial.
Adapun bila kita tergolong tipe Phlegmatic, pekerjaan yang tepat untuk kita, antara lain pustakawan, peneliti, fotografer, diplomat, akuntan, guru, dan ahli ilmu pengetahuan. Seorang Phlegmatic umumnya mempunyai pembawaan yang tenang. Ia juga pandai bergaul dan gemar menyimpan informasi. Kaum Phlegmatic juga tidak mudah dihasut dan sangat menjauhi hal-hal yang tidak menyenangkan.
Kemampuan seseorang untuk memetakan keempat model temperamen ini, bermanfaat untuk orang-orang yang duduk di tingkat manajerial. Mereka bisa mencapai target pekerjaan dengan memaksimalkan temperamen yang dimiliki anak buahnya.
Tulisan ini adalah rangkuman dari artikel di Fitur Klasika di Koran Kompas, yang berjudul ‘Bekerja Sesuai Temperamen’.
Sumber Gambar
[adsenseyu1]