Kartini dan Persilangan Budaya

Kami hendak berikan kepada rakyat kami apa-apa yang indah dari peradaban Eropa, bukan untuk mendesak keindahannya sendiri dan menggantinya, tetapi untuk mempermulia yang sudah ada itu.

Dengan jalan mengawinkan tumbuh-tumbuhan atau hewan dari berbagai jenis orang bisa mendapatkan jenis yang dipermulia. Bukankah begitu juga di lapangan adat-kebiasaan rakyat-rakyat? Kalau yang baik pada rakyat yang satu dicampurkan dengan yang baik pada rakyat lain, bukankah akan timbul adat-kebiasaan yang lebih baik? (Surat, 27 Oktober 1902, kepada Nyonya Abendanon)

Panggil Aku Kartini Saja, halaman 157

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>