Andai

Adalah suatu hal yang jarang terjadi sebuah lembaga tinggi negara memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berandai-andai menjadi salah satu anggota lembaga tersebut. Dalam kerangka itu, maka saya merasa bersemangat untuk menyambut kesempatan yang diberikan oleh DPD.

Baiklah, apabila saya menjadi anggota DPD, maka inilah yang akan saya lakukan:

1. Melihat

Ya, saya akan melihat apa yang terjadi di daerah saya untuk menemukan permasalahan di sana. Lebih jauh, saya akan menggunakan seluruh indera yang ada di tubuh saya untuk memahami seluk beluk permasalahan yang terjadi di daerah saya. Segala upaya dan berbagai sumber informasi dari daerah bisa berguna dan menjadi kepanjangan indera saya.

Akan saya baca koran lokal, portal berita lokal, blog-blog lokal. Selanjutnya membuka pintu rumah saya selebar-lebarnya sebagai tempat untuk pengaduan masyarakat akan semua problema yang harus dihadapi mereka.

Saya sudah barang tentu bukanlah malaikat yang punya kekuatan dan tenaga tanpa batas. Tapi bukankah saya harus bertanggung jawab kepada masyarakat di daerah saya? Tentu dengan satu tujuan untuk memajukan dan menyejahterakan daerah saya.

Saya akan merasa bersalah apabila ada satu kejadian atau permasalahan di daerah yang di luar pengetahuan saya. Mestinya saya menjadi orang pertama yang tahu apabila ada permasalahan, misalnya, penyerobotan lahan, ada perusahaan anakal yang tak bersedia membayar ganti rugi kepada masyarakat yang merana karena ulah perusahaan itu. Hendaknya saya pun menjadi pendengar ibu-ibu yang mengadu rekeningnya tak bisa dicairkan karena bank yang bermasalah. Saya juga mesti tahu, bahkan kalau pun itu terjadi di ujung terpencil daerah saya, saat ada balita yang kekurangan gizi.

2. Mencatat

 Semua pengetahuan yang tertangkap oleh indera di sekujur tubuh kemudian akan saya catat. Saya akan menulis permasalahan-permasalahan itu dalam suatu formula: (masalah+aturan yang dilanggar)-(potensi jalan keluar+aturan pendukungnya).

Pencatatan ini memberi kesempatan kepada saya untuk melihat persoalan secara lebih jernih. Bukan hanya persoalan semata, namun juga adakah aturan undang-undang yang dilanggar, sehingga persoalan itu muncul. Lebih lanjut, dengan penulisan itu saya pun bisa menyusun jalan keluar guna mengatasi persoalan yang ada. Tentu tak lengkap bila jalan keluar tersebut tanpa didukung oleh peraturan perundang-undangan juga. Di tahap ini, maka saya harus bekerja keras agar masalah yang ada bisa terselesaikan.

3. Menyuarakan

Apa yang sudah saya tulis dan menjadi dokumen lengkap kemudian menjadi amunisi saya untuk bersuara. Medianya bisa beragam, mulai dari media sosial yang sedang marak, media cetak atau pun media elektronik. Suara atau tulisan saya itu juga bisa menjadi bahan dalam sidang-sidang yang diselenggarakan dewan.

Adanya tulisan yang menguraikan secara gamblang permasalahan. Aturan hukum yang telah dilanggar karena permasalahan itu. Potensi jalan keluar yang mungkin ditempuh dan aturan pendukungnya. Maka harapan saya adalah permasalahan yang ada di daerah bisa segera tertangani dan tidak berlarut-larut yang ujungnya menjadikan rakyat hidup dalam penderitaan yang terus-menerus.

Dengan demikian, manakala suatu masalah selesai, selesai juga satu tugas saya dan harus beranjak ke tugas berikutnya. Singkatnya, saya harus menjadi corong suara bagi daerah saya. Menyuarakan keinginan, harapan, permasalahan rakyat di sana. Saya harus berisik agar para pihak yang berkepentingan dan bertanggung jawab terusik, tergelitik dan kemudian bergerak menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.

Sumber:

Gambar satu

Gambar dua

Gambar tiga 

2 thoughts on “Andai”

  1. kirain resolusi tahun 2012 :D
    saya malah gak tau kalo ada DPD di dpr sana?
    kirain udah gk eksis :hammer:

    [Jawab?]

    unclegoop menjawab:

    @detnot,
    huahaha….
    saya juga ngga tahu, kok, kecuali ada lomba ini baru tahu :)

    [Jawab?]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>