Pada Sebuah Rabu

Pagi itu Rabu, perlahan lewati Muntilan yang berabu
Perdu hilang ditelan debu
Debu bahkan mematahkan pohon bambu
Daun kelapa tertunduk lesu
Di jalan tumpukan pasir tebalnya tujuh centimeter
Yang bisa dilalui kendaraan pun cuma tiga meter
Sebagian warga mengumpulkan pasir
Tak jauh, di jalanan di depan rumahnya
Pasir itu mendekat dan mudah dijangkau
Seiring takut yang datang bersamanya
Manakala awanpanas mengancam
Dan berkerotakan genteng seakan hendak rubuh

Menerima pasir….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>