Senandika Yunani Nigeria

Sebuah kartu merah awal mulanya

Dengan 10 pemain menjadi bulan-bulanan

Dikurung, tak bisa bernafas lega

Serangan pun dibangun setengah hati, tertahan

Dan sengatan petir para dewa tak kunjung henti

lintasannya mewarnai gelap malam

Mencabik, membuat luka

Elang super itu pun harus pulang

Melintasi mega-mega

Di mana di sana para dewa sedang tersenyum sekaligus khawatir

Melihat khayangan yang pintunya masih tertutup

Atau jatuh terhempas ke bumi

Untuk elang yang terluka, selamat jalan pulang

Hati-hati di jalan

Senang melihat kepakan sayapmu

Leave a comment