Kadar

Tentu saja bukan sekadar aksara ‘e’ di dalam sekedar

Hanya satu huruf itu yang membedakan

Dan kau pun akan selalu terbawa dari ‘kedar’ ke ‘kadar’

Karena ‘kedar’ ada namun tanpa makna

Saat ‘kedar’ hanya menjadi penunjuk untuk ‘kadar’

Jadi, mengapa masih kau tulis sekedar?

Hanya sekadar mengingatkan

kedar (sekedar) –> kadar (sekadar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>