Dedaunan

Daun I

Daun Belimbing jatuh

Dahannya berderak patah

Tersisa batang yang kikuk berdiri sendiri

Daun II

Beringin rimbun pernah berdiri

Kemudian datang puting beliung

Akarnya tercerabut batangnya terpelanting

Daun III

Seorang gadis sentuh pucuk ilalang

Kakinya santai injak rerumputan

Tersenggol putri malu yang buru-buru tersipu

Daun IV

Daun Palem bergetar tertiup angin

Bergoyang kuat menggerakkan batang

Tetes hujan sukar membelai dedaunan itu

Daun V

Padi merunduk butirnya penuh

Daunnya menjuntai menyentuh tanah

Batangnya lelah hampir menyerah

Daun VI

Mawar bertengger di ujung dahan

Seorang lelaki menatapnya sendu

Teringat jemarinya yang tertusuk duri

7 Responses

  1. Ina
    Ina 07/02/2010 at 14:27 |

    ditunggu daun-daun selanjutnya… :D

    terima kasih, semoga tidak buru-buru gugur saja :)

    [Jawab?]

  2. AeArc
    AeArc 07/02/2010 at 19:48 |

    bisa rikues daun yg lain ga? :)

    boleh, mau, meminta daun apa? :)

    [Jawab?]

  3. senimanpeta
    senimanpeta 07/02/2010 at 21:38 |

    Daun…?

    iyaaa hehehe

    [Jawab?]

  4. venus
    venus 08/02/2010 at 03:13 |

    daun bayam! aku mau daun bayam!!! *dikampleng* :D

    eh suka puisi2nya. ini puisi kan ya?

    iya, sim, ini puisi :)
    kenapa daun bayam? simbok jelmaan popeye?

    [Jawab?]

  5. AngelNdutz
    AngelNdutz 09/02/2010 at 17:21 |

    daun mudanya mana? saya suka daun muda hihihihi

    hwahaha, iya deh, si zieb memang lebih muda, kan? :)

    [Jawab?]

  6. sawali tuhusetya
    sawali tuhusetya 10/02/2010 at 02:37 |

    seinget saya, mas goop jarang2 bikin puisi nih, saya perhatikan pilihan kata alias diksinya bener2 tertata dengan pertimbangan rima yang mantab. terus berkarya, mas goop. salam kreatif.

    hayah, bapak ini, lho! :)
    maturnuwun sanget, pak :)

    [Jawab?]

  7. Arif
    Arif 03/07/2010 at 12:59 |

Leave a Reply