Teras Mungil
Aku bangun rumah dua lantai. Sementara, entah untuk apa lantai pertama aku lupa. “Mana bisa kamu lupa, itu kan rumahmu?” “Diam, kamu riwil!” Pendek kata, aku membuat sebuah kamar di lantai dua. Untuk apa? Begini mulanya: Pokoknya kubuat kamar di lantai dua…errr, maksudku tentu banyak maksud dengan kubangun dua lantai. Di sana aku bisa menikmati [...]
First Lesson
Pito baru saja membuka botolnya yang ke dua. Botol berisi cairan seputih susu itu mengeluarkan aroma yang memikat. Tak berapa lama, mulailah dia meracau. Saya pun, manggut-manggut mendengarkan aneka rupa petuahnya. Di antara semua ocehannya yang ajaib itu, hahaha, ada pula saran agar saya tidak takut untuk menulis dalam Bahasa Inggris. “Udah, hajar aja!” Begitu [...]
UP, Sebuah Kenangan
Rumah selain sebagai tempat pulang, barangkali juga menjadi tempat menyampirkan kenangan. Adalah Carl Fredriksen, seorang tua yang ditinggal mati istrinya. Dia mesti hidup sendiri di rumahnya yang telah dikepung situs pembangunan entah apa. Rumah itu menjadi satu-satunya yang tertinggal di lokasi proyek dan sudah diincar oleh para pengembang untuk dibeli. Carl tak menyerah, dijaganya rumah [...]
Tak Lelahkah Menderita?
“Derita menjadi tertanggungkan ketika ia menjelma sebuah cerita.” Hannah Arendt Ara, aku tahu kamu sudah tidak asing dengan penderitaan. Lantas, kenapa aku masih juga memberikan sebuah bacaan mengenai penderitaan buatmu? Ya, buku yang barangkali baru sempat kamu sentuh itu mengenai penderitaan Laila dan Mariam. Tentang anak haram yang mendamba kasih sayang ayah yang tak pernah [...]



jejak tertinggal