batas ruang

bingkai kata tak terbatas

Cemburuku Bila Kau Mandi

Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB 10 komentar
Ditulis oleh unclegoop dalam kamar hati

Sedari mula kamu masuk aku sudah dibikin cemburu. Kamu dan kamar mandi hanya berduaan saja. Arrggghhh….

Tembok, pintu, gantungan baju, wadah sabun, pasta gigi, sikat gigi, botol shampo, handuk yang disampirkan membuatku jengkel semua. Apa hak mereka menjadi saksi kamu yang melolosi satu demi satu pakaianmu? Tiada janji terucap antara mereka denganmu yang membuat mereka berhak melihatmu polos tanpa sehelai benang pun.

Pasta dan sikat gigi mula-mula yang membuatku nanar. Bagaimana tidak bila mereka berdua berpadu-padan semacam berdansa di rongga mulutmu. Memang sasaran utama mereka adalah gigimu yang rapi terawat. Namun, dalam tarian mereka, bukankah akan menyentuhi bibirmu yang ranum? Seiring gerak mereka, tidakkah akan menyenggoli lidahmu yang liat, lentur dan terasa manis? Lantas apa yang tersisa untuk bibir dan lidahku?

Sekuat tenaga kutahan keinginanku agar tidak membanting-banting sabun. Atas nama penghematan saja, maka tidak kulakukan hal itu. Padahal di lubuk hati terdalam ingin betul aku membantingnya di lantai kamar mandi yang keras agar ia percah berkeping-keping. Sebenarnya, niatku terjahat adalah merendamnya di bak mandi agar ia mencair, melebur bersama air dan hilang, musnah. Semua berawal dari kebiasaan sabun itu menelusuri setiap centi permukaan kulitmu. Kamu bercerita, biasanya akan mulai menggosok-gosokkannya di antara dua telapak tanganmu. Betapa hangatnya? Kemudian sabun itu akan menelusuri tangan, pundak, leher dan…dan…dan…Arrrggghhh….Bahkan, sepertinya tiada sudut, tiada lipatan, tiada bagian tersembunyi yang akan luput dari perhatian si sabun sialan itu.

Di luar kamar mandi bila kau tahu, telah kusiapkan minyak tanah dan korek api. Semua itu hadiah kepada handuk keparat. Ingin aku membakarnya. Perannya tak jauh berbeda dengan sabun, yakni menyentuhi setiap mili bagian-bagian tubuhmu. Mulai dari menelusup di antara batang-batang rambutmu yang basah sehabis keramas, mengelus lembut wajahmu, bermain-main di telingamu, dan lain-lain, dan kawan-kawan, dan sebagainya. Sial!

Anehnya, mereka semua berperan pada kerinduanku, pada takjubku, pada kagumku saat kusentuh kulitmu yang sedikit basah, tatkala kuciumi harum aroma tubuhmu selepas mandi, manakala ada tetesan air yang jatuh dari ujung-ujung rambutmu. Pendek kata, aku takkan lupa momen yang kamu sajikan sehabis mandi.

10 komentar »

  1. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    edy berkata...

    kenapa ga didobrak aja pintunya? :lol:

    wuah, tidak sopan itu namanya :lol:

  2. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    Aku berkata...

    Hihihi..
    Semua mua dicemburuin..
    Kmrn ma bntal guling n slimut..skrg kmr mandi..
    Aya aya wae c paman..

    ah masa iya sih semua-mua?

  3. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    Akmal Online berkata...

    Hahaha..
    Postingan yang lucu..
    ada ada aja cemburunya..

    hihihi, apa puas ketawa, mas? :D

  4. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    brillie berkata...

    I like it… bener2 gaya bahasa yg menghipnotis

    walah…masak sih? makasih ya :D

  5. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    setanmipaselatan berkata...

    jangan khawatir, mereka nggak bisa orgasme, kok :lol:
    sedangkan sampeyan, walopun tidak menyentuhnya, kan masih bisa tetep orgasme, tho? :mrgreen:

    huahahaha….mas joe ahlinya kalau soal orgas-orgas ini

  6. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    Puguh D Raharjo berkata...

    ah..tenane lho prak…kakean berkhayal !!, lha wong benda mati kok yo di cemburuni, *tendang ke RSJ*

    *menghindar dari tendangan!*

  7. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    Indah Sitepu berkata...

    heuehehhee….

    uncle ini paling piawai bermain kata :P

    hayah, makasih mbak :D

  8. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    neng fey berkata...

    ya olooohhh
    apa lupa ini??

    maksudnya lupa? :lol:

  9. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    dita.gigi berkata...

    kalo gitu mesti cari kamar mandi yang pintunya tak berdaun… jadi bisa dilihat dengan leluasa…

    sekalian kan, kalo kelihatan repot buka baju, bisa tolong bukain, kalo lagi sabunan, susah menjangkau bagian punggung, bisa nolong sabunin… XD

    ide yang hebat :D

  10. Pada Saturday, 13 June 2009 pukul 6:00 WIB,
    icang berkata...

    entah darimana saya lupa, tiba2 nyasar blog ini ,kok matanya ketarik ke kata2 mandi :D *halah*

    sumprit bkin cengar cengir sendiri pas bagian dendam ma sabun (lol) deskripsinya keren mas ..syaluut *cung jempol*

    niwe salam kenal mas edi, sepertinya bakalan menghabiskan banyak waktu disini saya *pencet bukmark sambil cengar cengir*

    salam kenal juga, silakan saja mondar-mandir di sini hahahaha….oiya, terima kasih, mas

RSS komentar untuk tulisan ini URI Lacak balik

Tinggalkan Komentar