batas ruang

bingkai kata tak terbatas

Hati, Rindu Hati

Friday, 27 March 2009 pukul 17:23 WIB 12 komentar
Ditulis oleh unclegoop dalam kamar hati

“Kerinduan itu begitu menyesakkan, ya, Ra?”

“Memangnya kamu rindu pada siapa, Bi?”

“Tentu saja padamu, pada siapa lagi?” Aku mulai bersungut-sungut.

“Ah, masa?” Kemanjaanmu lagi yang selalu membuatku gemas.

“Apa kamu tak rindu padaku?” dan baca selengkapnya…

Yuuk…Membatik

Friday, 20 March 2009 pukul 19:11 WIB 9 komentar
Ditulis oleh unclegoop dalam jendela dunia

Bangunan peninggalan kolonial itu menyeramkan. Begitu kesan yang saya tangkap pertama kali ketika baru saja memasuki gerbangnya. Pepohonan yang besar, halaman yang luas, seakan mengantarkan ke dunia lain. dan baca selengkapnya…

Sambutan Jakarta

Thursday, 12 March 2009 pukul 9:16 WIB 23 komentar
Ditulis oleh unclegoop dalam jendela dunia

Bagaimana Jakarta menyambut Anda?

Pagi itu, terminal Lebak Bulus belum sepenuhnya terbangun ketika aku tiba di sana. Kumandang adzan; bus satu demi satu memasuki terminal. Dan penumpang, bergegas turun dari bus masing-masing. Ketergesaan terpampang jelas di sana, entah apa yang dikejar. Sebentuk khawatir nampak di wajah seorang gadis yang tangannya gemetar memegang dan terus memencet tombol-tombol, mengamati layar hape di tangannya. Barangtentu dia sedang menunggu seseorang, pikirku. dan baca selengkapnya…

Penjara Jiwa

Tuesday, 3 March 2009 pukul 14:16 WIB 7 komentar
Ditulis oleh unclegoop dalam jendela dunia

Dalam film “Kungfu Panda”, air di kolam dalam Istana Giok haruslah tenang agar bisa memantulkan gulungan kitab untuk Pendekar Naga. Sebuah patung naga yang melingkar di atas kolam itu mulutnya mencengkeram erat gulungan kitab. Orang yang datang barangkali akan teralihkan perhatiannya pada kolam yang permai dan memesona ketimbang memerhatikan gulungan kitab yang tersembunyi; digigit oleh mulut naga. Paling jauh, mereka akan kagum pada patung naga bukan pada kitab yang tersembunyi itu. Tatkala riak-riak di air berhenti dan permukaan air begitu tenang barulah bayangan patung naga dan kitab di mulut naga itu terpantul sempurna.

dan baca selengkapnya…