batas ruang

bingkai kata tak terbatas

Tebak-tebakan

Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB 48 komentar
Ditulis oleh unclegoop dalam kamar hati

“Bi, kalau aku jadi jalan, kamu jadi apa?”

“Jadi yang lewat, dong.”

“Wahh, curang, enak di kamu ngga enak di aku, lama-lama bisa gepeng aku, Bi.”

“Hihi….”

“Kalau aku jadi bunga, Bi?”

“Tentu, jadi kumbangnya. ‘Kan kuhisap seluruh sari madumu.”

“Kalau sarinya habis?”

“Ya… pindah.”

“Ah, ngga setia kalau gitu, kamu pergi begitu saja meninggalkanku menjadi layu?”

“Kira-kira, adakah pilihan lainnya?”

“Emmm, kalau aku perangko, Bi, kamu amplopnya ya, jadi kita nempel terus.”

“Kalau nanti amplopnya lecek, gimana? Kamu sih enak, ada yang koleksi para filatelis itu. Lah aku?”

“Ya, kamu dibuang di tempat sampah, hihi.”

“Nah, sekarang siapa yang curang?”

“Ahh, ga asyik tebak-tebakan sama kamu, Bi.”

“Yeee, gantian dong.”

“Boleh.”

“Bila kamu menjadi bunga pudak, aku akan merupakan tulisan atas daunnya.” *

“Itu bukan tebak-tebakan, masa sudah dijawab sendiri? Lagi pula aku tidak mengerti, apa maksudnya?”

“Hahaha….”

“Bi, jelasin.”

“Panjang penjelasannya, nanti kamu bosan.”

“Ayolah.”

“Gampangnya, aku menjadi pena dan kamu kertas putih yang akan kutulisi. Ngerti?”

“Ngga… hehe.”

“Jaman dahulu, Ra….”

“Yaaa, mulai deh dia mendongeng.”

“Ini mau penjelasan, ngga?”

“Iya… iya… maaf.”

“Saat itu, belum ada alat tulis seperti pena dan kertas yang kita kenal sekarang, Ra. Para sastrawan menggunakan tanah dan karas untuk menuliskan karyanya.”

“Tanah… karas… aku tidak mengerti.”

“Tanah adalah alat yang dipakai untuk menulis, sementara karas ialah bahan yang ditulisi.” **

“Terus, apa hubungannya dengan kita?”

“Jelas ada. Bila tanah digunakan untuk menggores karas. Lama kelamaan akan semakin berkurang, tak jarang patah. Mirip seperti pensil di saat sekarang ini.”

“Apa yang terjadi pada karas, kemudian?”

“Di tubuhnya, terdapat goresan-goresan, Ra, seperti luka. Tapi, di sanalah semua karya sastra tertera, ditatah begitu hati-hati sampai sebuah karya tercipta, dapat dibaca.”

“Aih, hebat ya.”

“Emang sudah mengerti?”

“Sudah. Kerelaan hati tanah untuk berkurang, patah. Kesediaan karas untuk tergores, luka. Ya, kan?”

“Kamu pintar juga, Ra.”

“Hihihi….”

Pustaka:

Zoetmulder, P.J., “Kalangwan Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang”, Penerbit Djambatan., 1985.

*) Halaman: 162

**)) Halaman: 154

Keterangan:

Bunga Pudak atau daun Pandan, biasa digunakan oleh penyair untuk menuliskan kisah asmara. Caranya dengan menggoreskan sesuatu –benda runcing- di atasnya, kemudian akan menghitam dan bisa dibaca.

asal gambar

48 komentar »

  1. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    minidoor berkata...

    kalo saya Mini, kamu jadi Miki nya yaa… hohoho :D

    wah, uncle goop nih bacaannya berat.. sampai Kalangwan Sastra Jawa Kuno segala… heheh.. :D

  2. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    sapimoto berkata...

    Wah, ternyata lagi romantisan…
    Anak dibawah umur, harus tutup mata nih…

  3. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    AngelNdutz berkata...

    wah wah…romantis banget nih!!!!

  4. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    Dhimas berkata...

    Cie cie cie.. So sweet..

  5. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    gimana kalau saya unclegoop dan kau aunty goop? hihi

  6. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    kenapa tutup mata?
    adakah yang salah? :roll:

  7. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    ini belajar dari kandamu, nDutz hihi

  8. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    haiyah :D
    makasih mas ;)

  9. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    Zen berkata...

    Tebak-tebakan yo…
    Makan buah apa yang kalo kebanyakan bisa bikin kita dikejar-kejar orang ?
    ……………….
    ……………….
    ……………….
    Jawabannya makan buah dapet ngembat dari pohon tetangga, hehehe…
    Biasanya kalo cuman satu dua sih masih dimaklumi, tapi kalo dah sepohon diembat semua bisa-bisa dikejar-kejar sambil bawa parang tuh.
    (ini bukan pengalaman pribadi lho !)

  10. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    Ikkyu_san berkata...

    tebak-tebakan romantis ya?
    hmmmm kalau aku bantal…kamu sarungnya.
    kalau sarung dicuci, bisa pake sarung lain hahahaha

  11. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    Adesti berkata...

    Kok kayak lagu PMR ya mas? Jangan2 fans beratnya.. HEhehehe
    Tapi bagus loh, semoga bisa cepat terealisasi ya; main tebak2an dengan “mbak ara” mu.. ;)

  12. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    unai berkata...

    wah bacaannya berat, saya mah cuma baca majalah saja. itupun majalah anak anak -Bobo :) ….uncle lagi lagi hebat.

  13. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    Indah Sitepu berkata...

    ahhh saya nyari bunga pudak dulu dehhh mau menulis kisah asmara saya… kekkekekekekke

  14. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    funkshit berkata...

    wohohohoh… mini & miki .. uncle & aunty . .prikitiiwwww

  15. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    easy berkata...

    uncle, kasih saya satu tebakan dong..

  16. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    ngodod berkata...

    diam2 menghanyutkan….

  17. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    duniafannie berkata...

    Waaah… keyen deh om
    (^0^)

  18. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    darnia berkata...

    seth…. si oom ni… XD
    romantis abiezzz….

  19. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    Jumawa berkata...

    Haiz…

    Dasar wanita… Hobi digombali…

    Kapan kapan posting tentang baratayudha ya paman.. *ngarep*

  20. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    stey berkata...

    Daleeemmmmm..ah shit..luka itu bisa jadi karya sastra gitu?

  21. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    anakkutu berkata...

    aih abi eh paman…suka main tebak-tebakan sama umi :D

    paman, apa benar cinta itu adalah rela berkorban??

  22. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    hadi arr berkata...

    maaf, jangan kasih tebakan dulu yaaaa

  23. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    Aditya Sani berkata...

    ah, abi goop.. andai ummi goop itu ada, pasti dia tergila2 pada kelembutan hatinya abi ya..

    *mlayu*

  24. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    itikkecil berkata...

    sudah dapatkan aunty goopnya?

  25. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    hihihi, pengalaman pribadi juga ngga papa kok mas :D
    makasih yak

  26. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    waduhhh….
    no comment ah :P

  27. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    amiennn….
    makasih mbak :D

  28. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    mbak unai baca Bobo untuk putranya, ah itu lebih hebat….

  29. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    udah ketemu belum? :mrgreen:

  30. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    keren, kan, dabz?

  31. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    nggg… apa yak? :lol:

  32. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    kayak sungai aja mas :D

  33. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    terima kasih :mrgreen:

  34. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    haiyah :lol:
    makasih yak :D

  35. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    Baratayudha Goen tuh jagonya :lol:
    eh, memang wanita hobi digombali, kan? :D

  36. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    bekas luka mungkin mbak
    yang terbaca, tertera di sana :mrgreen:

  37. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    sebagian dari artinya mungkin iya? bener ngga sih?
    kalau aku sih ngga mau dikorbanin, hihihi

  38. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    ah padahal hadiahnya menarik sangat, Pak :mrgreen:

  39. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    udah ada kok, bro :D
    lagi ngumpet aja :mrgreen:

  40. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    belum mbak, masih ngumpet, ini lagi mencarinya :lol:

  41. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    manusiasuper berkata...

    Kalo kamu jadi toilet?

  42. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    kamu yang duduk :mrgreen:

  43. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    neng fey berkata...

    waaaah mini ama paman!! hihihi

  44. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    Neng Fey setuju ngga? hihihi

  45. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    yusdi berkata...

    kayak lagunya BIP ajah…..

  46. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    haha BIP oiya ya :D

  47. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    neng fey berkata...

    hmm..setuju ga yah???

  48. Pada Friday, 12 September 2008 pukul 11:05 WIB,
    goop berkata...

    ehehe….
    ditunggu lho jawabannya :P

RSS komentar untuk tulisan ini URI Lacak balik

Tinggalkan Komentar