
Paman, dia cantik ya?
Siapa? Gita Gutawa? Iya…
Menurut Paman, apa yang bikin dia cantik?
Kalo menurut kamu, apa?
Semua, Paman… semuanya…
Emang kamu tahu bagaimana cantik itu?
Engga… mana saya tahu, Paman…
Lah! Ngga tahu kok bisa bilang cantik?
Uhmmm… tidak bisakah cantik gitu aja, terus titik?
Yaa bisa aja sih… tapi kan biasanya ditanyakan apa yang membuat dia “terlihat” cantik
Ah, bagi saya dia sempurna, itu saja
Huahahahaha…
_______________________________________________
Barangkali, cantik memang tidak untuk dideskripsikan, cukup dinikmati saja, bukan?
asal gambar
Mungkin pada setiap periode, setiap waktu ada saat di mana kerinduan begitu menguasai. Menyelimuti begitu hangat seperti, selimut di dini hari musim kemarau lengkapnya
di sini saja
Kata adalah persetubuhan,adalah muara kerinduan, adalah pertemuan konsonan dan vokal
Berbagi

Adalah kerinduan buluh pada rumpun bambu*
Menjadi seruling siulannya adalah sebuah ode
Adalah kerinduan konsonan pada deretan vokal**
Menjadi kata rangkaiannya adalah kalimat syukur
Adalah kerinduan Juli pada rinai hujan
Menjadi debu keringnya adalah kuncup bunga
___________________________________________
*) Rumi (Akulah Angin, Engkaulah Api: Hidup dan Karya Jalaluddin Rumi; Annemarie Schimmel)
**) Biru Elang Bara
asal gambar
Klaten, 080708
Banyak yang tersisa, banyak yang tertinggal, tapi satu yang pasti, kematian pasti adanya.
Lebih lengkap
di sini
aku bertanya, bimbang antara kurus dan gemuk
tak sadar, bahwa yang lebih penting adalah “nya†pada dirinya
Berbagi