saya adalah
Presiden
“Kemarin saya menaikkan BBM setelah mendengar pertimbangan menteri-menteri, yang panjang kali lebar, kali tinggi, yang sebenarnya tidak begitu saya pahami.”
Polisi
“Duh!! Pekerjaan saya bertambah. Razia sepeda motor tidak bisa lagi saya lakukan. Perangkat kerja saya bertambah, helm, perisai dan pentungan. Saya baku pukul dengan mahasiswa. Oya, saya harus berhati-hati bila pulang kerja, karena bisa saja saya dikeroyok oleh kerumunan.”
Mahasiswa
“Agenda hari ini demonstrasi, kemaren juga demonstrasi dan sempat baku pukul dengan polisi. Rencana minggu depan adalah mogok makan, persiapan aksi teatrikal dan penyusunan exit strategy. Sebenarnya saya tidak begitu mengerti. Errrr!!… sudahlah, saya sedang bingung memfotocopy catatan, karena besok ujian akhir semester. Oya, dan tentu saya belum belajar.”
Nenek penumpang angkutan
“Copot, eh copot, copot!! Saya dipaksa turun dari angkutan. Mana saya susah berjalan, osteoporosis dan monopouse menghalangi gerak. Sekali itu, tumben saya bisa berjalan cepat. Aih, hitung-hitung olah raga. Meski saya khawatir, sungguh!”
Bloger kurang kerjaan
“Saya sibuk mencatat dan ehm … bingung!! Siapa anda, kawan? Apakah salah satu di antara sosok-sosok ini?”
Ternyata, seru juga yak!™










kamu memang bloger kurang kerjaan!
kalau goop bloger kurang kerjaan, alle apa dunk?
hakhakhak
muntah-muntah le!saya adalah edy
yg berusaha terus menyimpan optimisme bagi negeri ini untuk bisa bangkit dari segala keterpurukan
MERDEKA! *halah*
MEDEKA!
semangad bung!
deuh, saya lapar
Kenaikan BBM adalah pangkal dari semua tindakan kriminal nan brutal yang terjadi akhir-akhir ini.
Dan saya adalah…
Salah satu korbannya.
Usaha saya (hampir) bangkrupt.. hiks…
Saya mesti berjibaku melawan efek domino dari kenaikan BBM itu. Disaat segala harga barang kebutuhan sehari-hari melonjak naik, penghasilan saya malah meloyo. Haduh… sesyah pisan euy..
*pulang dengan langkah gontai*
waduh, parah juga gie…
semangad yak! bro, tetap berjuang…
masih ada jalan, yakinlah!
Saya kok tersinggung ya?
*asah golok*
tenang, Bang!
bloger kurang kerjaan itu saya kok
[OOT] Alhamdulillaahh… Uncle Goop sudah terbebas dari Lipatan Waktu. Sayang keluar dari mulut macan masuk mulut buaya. Nah, itu, malah kena Batas Ruang.
-hayah- barangkali perangkap itu begitu menggoda, pak.
Saya adalah…. orang yang terjebak macet karena polisi dan mahasiswa pukul-pukulan waktu demonstrasi.
Tapi saya masih punya harapan pada negeri ini. Walau mungkin harapan itu setelah saya mati.
sama kayak nenek-nenek itu, dong Bang?
ah ya, harapan… tetap berharap, betul?
Saya gak kurang kerjaan!!!
Pekerjaan saya kan memang ngeblog
Ohohohoho… negeri kaya minyak yang susah minyak..
Ironis..
mhehehe, iya ya bgaimana kalau pekerjaannya ngeblog?
terkadang ironi, jamak terjadi ya bro?
saya ulan…
njenengan om goop kan..
*kedip-kedip*
aih, salam kenal, iya saya goop, kok tahu?
hahaha
eh? jangan nyindir sayah yaks….! sayah inh pak jabat loch….

hahaha, maaf saya tidak bermaksud menyindir kok, sungguh!
saya mahasiswa
dan saya ndak fotokopi catetan lagi
saya nyecan catetan ituh
biar lebih irit
hahaha, boleh juga idenya, wah mesin scan akan laris yak?
Jadi teringat buku “Jesus, The Son of Men”
Ayo bangun brader, kita berangkat ke Jablay!
memang ada apa di buku itu bro? saya belum pernah baca
Iya unclegoop siapa mereka ya…, kok semuanya sibuk gara2 BBM. Padahal ada orang yang tidak peduli dengan semua itu.
Siapa coba… ?
waduh, saya ikut-ikutan bertanya-tanya aja deh
sayangPaman, kok kata guru saya menopause ya, bukan monopause?Paman slaah kteik ya?
betewe, emang menopause menghalangi gerak ya Paman?
Bukan salah ketik, saya tidak tahu bagaimana penulisan yang benar
dan terima kasih untuk koreksinya.
itu bukan karena menopouse ya?
Menopouse manghalangi gerak?
Terus terang saya kurang tahu, tetapi sepanjang yang saya tahu, nenek-nenek menjadi kurang lincah geraknya, tidak pecicilan lagi
saya sungguh kagum dengan postingan ini, begitu singkat padat dan kritik yang halus… sungguh saya kagum, mengingat paklik gopie punya keterbatasan pemikiran.. *wakaka*
Saya adalah: Oposisi
SBY telah melanggar janji… bilangnya tidak akan menaikkan harga BBM, ee lha dalah… koq malas menjilat ludah sendiri naikin harga BBM… harga sembako jadi naik, tarif angkot naik, emosi rakyat naik, cuman gaji aja yang ndak naik…
ini curhat colongan ya bro? hahaha
eh saya memang terbatas pemikirannya, makanya bikin yang simpel-simpel sahaja, btw kok situ tahu hal ini ya? -halah-
saya jg mahasiswa.. tapi ga suka demo, ga suka mogok makan malah suka makan. saya mahasiswa yang sering dipinjem catetannya, saya sukanya belajar paman… *tampang melas dituduh demo melulu*
iya saya tahu kok

suka makan tapi kok ga gemuk yak?
saya adalah penerima BLT dan anehnya anak saya adalah penerima BKM, cuma beda 200 ribu setahun.
Goop kebayang ngga kalau penerima BLT bisa nguliahin anaknya? meski ditunjang bea siswa sekalipun rasanya susah yaa.
wah soal kuliah meng-kuliah ini, saya juga tidak terbayang bagaimana bapak saya berjuang, kalau hitung-hitungan matematika sepertinya kok tidak pas, pak
semoga putranya cepat selesai kuliahnya dan segera bekerja pak, amien
saya: kuli minyak
yay! saya senang! harga minyak membumbung tinggi. tempat saya nguli bergelimang uang.
saya sih tetep begini2 aja. gaji nggak naek..
curhat colongan lagi, hahaha

sama bro, semua harga naik gaji alhamdulillah segitu-segitu aja
saya korban kenaikan harga, juga korban perasaan :cry
wuah menjadi korban berbagai hal, semoga tetap dikaruniai kesabaran ya pak
Saya hanya satu titik yang melihat dari atas dan mentertawakan semuanya termasuk diri saya sambil menangis.
*toss* bro, menjadi penonton yang miris dengan semua pemandangan itu, tetapi apakah kau tidak merasakan kenaikan harga juga?
Tetap berusaha ikhlas dan sabaar……
iya mbak, semoga semua dikaruniai kesabaran dan ikhlas menjalani semua ini
Blogger kurang kerjaan, ah….bukan nyindir saya atau tetangga saya kan mas…?
itu saya kok pak, maksudnya
saya adalah…………..saya
hehe