Break

Due to the winter semester break when I have to flight back to my country, there are no posts in this blog. During this time, my duty was changing from full-time student to full-time nanny. I spent most of the time to take care of my twins. Even though I cannot replace my wife’s role in caring my daughters completely, I have tried my best to assist her and gave her time to enjoy herself.

The break occurred at the same time with Ramadhan and Eid Mubarak when most people in my country celebrated. Before the Eid holiday, I have to finish my Ramadhan fasting. It was such a pleasure to be fasting amidst the family even though the fasting in Indonesia was longer than in Australia. But, it was not a big deal to be fasting even for a longer time as long as amongst the family.

Several days before the Eid holiday, my daughters and I migrated from our house in Jakarta to my origin place in Magelang where my big family live. Indonesian calls this process as ‘mudik’, when million of people move from Jakarta to their origin. Fortunately, as I have a long break, I did not have to follow the holiday for the civil servant as my wife. I outstripped other people and therefore I did not have to face a severe traffic jam like the others.

For me, to be at home always causes an emotional and unforgettable moment. It becomes a reconciliation time for my daughters and me after we should live separately for more than four months. Indeed, I have missed a big part of their growing process, for example, I missed their first step and word. However, when I was at home, I tried to catch up by accompanying them almost every day. The aim of this time is to entwine my relationship with my daughters, my wife and other family members.

Despite benefits for me when I was at home, there are also a number drawbacks. Firstly, I lacked existence as I never go online. I rarely touch my phone or other gadgets and prefer to hold and hug my daughters. As the result, there were no updates on my blog and other social media account. Secondly, being at home reduced my ability in school relating stuff such as reading, writing, and critical-thinking, as I never utilise them. It all became a problem when I was back to the university and often I would gain a bad mark.

That is part of my long story during the semester break. I thank you kindly for your time to read this post.


Tips Jual Rumah Irit Biaya

Saat akan melakukan proses jual rumah, ada satu fase manakala Anda perlu memberikan informasi kepada setiap orang.

Tujuan pemberian informasi ini adalah agar orang mengetahui bahwa rumah Anda akan dijual. Fase ini dalam dunia bisnis disebut pemasaran.

Metode pemasaran sendiri bermacam-macam, satu di antaranya adalah dengan iklan. Iklan sangat efektif agar rumah Anda terjual dengan cepat.

Continue reading “Tips Jual Rumah Irit Biaya”

Empat Tips Jitu Sebelum Membeli Apartemen

Investasi di bidang properti merupakan pilihan tepat bagi Anda yang ingin menambah pemasukan. Sebagai contoh adalah dengan membeli apartement. Namun, saat ini banyak juga orang yang menawarkan tempat untuk disewa atau dibeli. Biasanya produk properti yang ditawarkan adalah dengan cara jual apartemen.

Meskipun demikian, ketika Anda akan membeli apartemen, beberapa hal perlu dicermati. Sebagai contoh, sudah sewajarnya Anda mengetahui tentang seluk beluk apartemen tersebut.

Berbagai hal tentang apartemen yang Anda minati perlu diketahui, misalnya mengenai kelengkapan administrasi sampai dengan tingkat keamanan di lingkungan apartemen itu.

Hal ini untuk mencegah agar Anda tidak mengalami kerugian dan kekecewaan di kemudian hari saat mengetahui bahwa apartemen yang telah dibeli ternyata tidak sesuai dengan harapan.

Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan pembelian apartement.

Continue reading “Empat Tips Jitu Sebelum Membeli Apartemen”

10 Kebiasaan Perlu Dihindari Agar Hidup Bahagia

Satu di antara banyak cita-cita Anda pada akhirnya adalah menginginkan hidup yang bahagia. Namun, tanpa kita sadari sayangnya banyak kebiasaan yang dilakukan justru menjauhkan kebahagiaan yang dicita-citakan itu.

Tomas Laurinavicius membagi beberapa hal yang sebaiknya kita hindari agar hidup kita bahagia. Berikut ini saya terjemahkan untuk Anda. Semoga bermanfaat.
Continue reading “10 Kebiasaan Perlu Dihindari Agar Hidup Bahagia”

10+ Langkah Menjadi Penulis Buku

Menjadi penulis buku seperti Pramoedya, Arswendo, atau Dewi Lestari  sangat membanggakan, bukan? Apakah Anda juga ingin menjadi penulis buku?

Saat ini siapa saja bisa menjadi penulis karena kehadiran internet membuka kesempatan itu kepada semua orang.

Hasilnya pun sungguh menggembirakan saat laman-laman baru di internet bermunculan bagaikan cendawan di musim penghujan.

Berbagai website tersebut bisa dimiliki oleh perseorangan, misalnya blog; sekelompok orang dengan ide yang sama dan mengusung tema tertentu, misalnya situs semacam mojok; atau berbagai situs berita online yang dikelola secara lebih serius dan melibatkan lebih banyak orang.

Barangkali Anda tertarik untuk berkecimpung dalam riuhnya dunia internet tersebut, atau bisa jadi Anda malah sudah bosan dengan segala dinamika di intenet dan ingin mencoba tantangan baru dalam menulis.

Hmmm…. Bagaimana dengan menulis buku? Apakah Anda tertarik melakukannya?

Continue reading “10+ Langkah Menjadi Penulis Buku”

Tips Fotografi Essay dengan Steller

Pertama kali mengetahui Steller adalah dari kawan-kawan di Twitter. Mereka heboh karena baru saja bergabung dengan layanan aplikasi ini. Agar kekinian, saya pun tak ingin ketinggalan untuk ikut serta dalam gempita Steller tersebut.

Bagi Anda yang suka dengan fotografi, maka sudah selayaknya ikut serta bermain-main dengan Steller. Di sana, tidak hanya menampilkan foto atau video, namun lebih dari itu. Anda bisa menggabungkan foto atau video yang dimiliki dengan cerita. Steller kemudian menjadi ‘photo essay’. Dari tulisan Ndoro Kakung photo essay adalah gabungan antara fotografi dan jurnalisme.

Lalu, bagaimana bermain-main dengan Steller?

Continue reading “Tips Fotografi Essay dengan Steller”