Tak nyenyak tidur
Terbangun sahur
Banyak tafakkur
Mengucap syukur
Menahan nafsu
Perut ngilu
Lidah kelu
Nafas Bau
k.l.i.k! »
Telah sampai waktuku. Aku harus memilih, meneruskan perjalanan ini atau berhenti. Terus berarti semakin banyak tantangan yang mungkin akan kuhadapi. Bermakna halangan yang menunggu untuk kulewati. Berhenti berarti aman; menjalani hari dengan sabar, mengendapkan bosan.
Mungkin aku akan memilih untuk terus, meski sebenarnya aku telah lelah dan capek. Sisa-sisa yang kini …
Kemarin kamu bertanya tentang hatiku, Bi. Kamu bilang “Bolehkah aku pulang ke hatimu, Ra?” Aku masih ingat betul pertanyaanmu itu. Kini, aku dirundung bimbang.
Apakah hatiku cukup untukmu, Bi? Apakah kamu tidak akan bosan dengan hatiku?
Sudah lama, Bi. Lama sekali hatiku ini membuka diri untukmu. Sebagai wanita tentu ada batas di …
Wajah-wajah penuh harap di sebuah toko. Pegawai sibuk ke sana ke mari memenuhi pesanan; mengambilkan obat yang dikehendaki oleh pelanggan. Bos perempuan yang bertubuh gempal; berkoyo di dahinya sibuk menghitung harga obat, menerima uang, mengangsurkan kembalian dan memasukkannya baik-baik ke dalam laci.
Sebuah toko obat menjelang buka puasa. Setiap pelanggan ingin …
Bathara Kala berjalan tenang. Selalu begitu dari tahun berganti tahun, hari berganti hari. Kita mengenalnya sebagai waktu sekarang ini. Rahina dan Wengi datang silih berganti, memberikan terang saat bekerja, membawa malam saat beristirahat.
Sang Hyang Re, Radite mengutuki hari dengan panasnya. Memuaikan ubun-ubun menjadi uap ide dan pikiran. Menguarkan bau tubuh, …